oleh

Ketua Kiwal Garuda Hitam Gowa Minta Polda dan Kejaksaan Usut Tuntas Kasus Perusahaan Ilegal di Gowa

WAHANA INFOTA, GOWA – Momen Hari Anti korupsi Internasional atau Hari Anti korupsi Sedunia yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 9 Desember.

Peringatan ini bertujuan, untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya laten korupsi yang dapat merusak pembangunan sosial dan ekonomi di semua masyarakat di seluruh dunia.

Menurut, ketua Kiwal Garuda Hitam Gowa, M. Amin, korupsi dinilai sebagai fenomena sosial, politik dan ekonomi yang kompleks yang dapat mempengaruhi stabilitas suatu daerah, termasuk di kabupaten Gowa, Jumat (10/12/2021).

Untuk itu, atas nama lembaga Kiwal Garuda Hitam kabupaten Gowa, M. Amin meminta pihak Kepolisian, dan Kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan Korupsi dan Penggelapan pajak oleh bebarapa perusahaan ilegal di Kab. Gowa, termasuk PT. Harfia Graha Perkasa, PT. Cisco Sinar Jaya, PT. Timur Utama Sakti, ungkapnya.

“Kami meminta pihak Kepolisian, dan Kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan Korupsi dan Penggelapan Pajak oleh bebarapa perusahaan besar yang diduga ilegal di kabupaten Gowa, segera kami akan menyurat resmi kepada kedua institusi penegak hukum tersebut,” tegas Amin.

PT Harfia Graha Perkasa, PT. Cisco Sinar Jaya, dan PT. Timur Utama Sakti, adalah perusahaan “Raksasa” yang membuat pemerintah kabupaten Gowa, tak berkutik, tambahnya.

Terbukti, sudah 6 kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Gowa, dan menyimpulkan, perusahaan tersebut sudah tidak mengantongi izin sejak tahun 2012, hingga sekarang masih beroperasi dan Pemkab Gowa tidak berkutik, dan tidak bisa mengambil langkah tegas terkait itu, lanjutnya.

“Kami hanya ingin keadilan di tegakkan setegak-tegaknya, dan selurus-lurusnya,” tutup Amin. (#)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed