Categories: Kilas Daerah

DPP Jaringan Intelektual Nusantara Tuntut Rekomendasi Segera Direalisasikan di Kecamatan Malangke

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Kecamatan Malangke adalah kecamatan yang berada sebelah Kabupaten Luwu utara dominan dari masyarakat yang hidup dari hasil pertanian .

Beberapa terakhir ini sebagian desa dari kecamatan Malangke harus kembali tergenang air akibat meluapnya sungai, mungkin ini bukan hal yang serius bagi pemerintah Luwu utara sebab pernah diadakan dialog kemasyarakatan untuk menyelesaikan dan menghasilkan sebuah rekomendasi untuk bagaimana menyelesaikan permasalahan banjir di kecamatan Malangke

Ketua DPP Jaringan Intelektual Nusantara Wahyu, sangat menyayangkan ketidak seriusan nya pemerintah kabupaten Luwu Utara, pasalnya sat itu Ia di dapok menjadi moderator pada saat dialog antara beberapa elemen masyarakat,mahasiwa dan Pemda Luwu utura yang menghasilkan sebuah rekomendasi yang diantaranya menormalisasi sungai yang menjadi penyebab banjir saat meluap

“Masyarakat kecamatan Malangke khususnya beberapa desa menunggu agar adanya normalisasi sungai serta pembatasan tanggul untuk meminimalisir terjadinya banjir,”kata Wahyu

“Juga sangat ingat apa yang menjadi bahasa terakhir ibu bupati untuk sesegera menyelesaikan hasil usulan bersama dan di selesaikan dengan mekanisme yang ada agar masyarakat bisa terbebas dari banjir,”ungkapnyak

“Jikak kalau Pemda Luwu Utara tak mampu menyelesaikan masalah ini kami masyarakat yang terus menerus mengalami gagal panen setiap banjir datang kami akan melakukan aksi demonstrasi,”pungkas Ketua DPP Jaringan Intelektual Nusantara Wahyu

Adapun hasil rekomendasi keseluruhan dialog yang diadakan pada tanggal 13 mei 2019 , Masyarakat dan Pemerintah :

1. Pengadaan Normalisasi Sungai Masamba
2. Pengukuran dan Pelurusan Titik Tertentu
3. Pengadaan Mesin Penyedot Pasir
4. Pengoptimalan Tanggul .

Hasil dialog tersebut ditantada tangani oleh : Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Pemerintah Kecamatan Malangke, Tasman Kepala Dinas PUPR, Suaib Mansyur, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan, Ahmad, Kepala Pelaksana BPBD, Alauddin Sukri dan Agustang selaku tokoh masyarakat tetapi sampai hari ini belum terealisasikan. (*Sn)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

5 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

5 hari ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago