Categories: Kilas Daerah

Dispopar Kabupaten Enrekang Rancang Wisata Tangguh Bencana

WAHANA INFOTA, ENREKANG — Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Enrekang terus mendorong pengelolaan objek wisata yang profesional. Salah satu yang mesti diperhatikan yakni terkait mitigasi bencana di destinasi wisata.

Sebagai bukti konrit dorongan tersebut maka pihaknya menyelenggarakan kegiatan pelatihan khusus terkait dengan dengan bencana terutama tentang mitigasi atau pencegahan yang menyasar para pengelolah wisata, kelompok penggiat wisata dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dengan mengahdirkan para pakar dan praktisi pencegahan dan penanganan bencana yakni badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang.

Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran, Andi Zulkarnain mengatakan bahwa setiap objek wisata memperhatikan mitigasi bencana dengan menyediakan alat atau fasilitas sederhana penaganan bencana seperti sirine atau alarm, alat pemadam api ringan (Apar) untuk objek wisata darat dan pelampung, helm, baju serta kursi (tinggi) pemantau pengunjung untuk wisata tirta seperti kolam renang. Begitu juga dengan fasilitas sederhana kesehatan dan fasilitas lain yang dibutuhkan.

” Jadi dalam pengelolaan wisata itu, tidak hanya bicara soal daya tarik, produk tetapi juga bicara soal mitigasi bencana. Ini sangat penting karna berpengaruh terhadap pengunjung. Ini bisa menarik pengunjung,” Kata Andi Zulkarnain pada hari terakhir pelatihan mitigasi bencana di destinasi wisata, Rabu, 17 November 2021 di Villa Bambapuang.

Dia menerangkan bahwa untuk menerapkan hal (pelayanan standar pencegahan dan penegangan bencana) tersebut maka yang perlu dilakukan pertama sebagai wisata embrio adalah identifikasi potensi bencana di destinasi wisata agar mudah melakukan langka pencegahan.

” Kita identifikasi dulu supaya apa saja yang potensi bencana lalu benahi fasilitas sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan yang ada. Yang jelas bahwa wisata yang memiliki minimal fasilitas standar penanganan bencana maka bisa menarik pengunjung karna para pengunjung itu sangat memperhatikan keamanan dan kenyamanan,” lanjut Zul

Selain itu, pihaknya juga menginginkan agar pengelola wisata dalam mengembangkan objek wisata agar memperhatikan desain bagunan atau tata ruang objek wisata agar terjangkau oleh semua kalangan pengunjung terutama untuk kelompok disabilitas dan para lansia, misalnya dengan membuat jalan atau tangga dengan memperhatikan kemiringan dan dilengkapi dengan tempat pegangan. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

4 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

4 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

5 bulan ago