Categories: Nasional

Kepala Bappenas: Percepatan Penurunan Stunting Memerlukan Koordinasi dari Banyak Kementerian/Lembaga

WAHANAINFOTA, JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pada hari Rabu, (21/10/2020), menghadiri pertemuan dengan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membahas mengenai Rancangan Peraturan Presiden mengenai Stunting.

Saat ini Pemerintah tengah menggodok kembali Rancangan Perpres (RPerpres) stunting dan usulan dari BKKBN mengenai percepatan penurunan stunting. Terdapat 3 hal yang menjadi usulan BKKBN terhadap RPerpres Stunting yakni perihal rancangan susunan pelaksanaan percepatan penurunan stunting, perubahan kerangka pikir, dan penambahan substansi yang berbeda dari RPerpres. Mengenai penambahan substansi ini sudah diakomodir di dalam RPerpres.

Dalam pertemuan ini, Menteri Suharso memberikan sejumlah catatan mengenai usulan percepatan penurunan stunting dari BKKBN. Dari segi substansi, yang menjadi catatan Menteri adalah percepatan penurunan stunting perlu intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), KB merupakan intervensi yang penting untuk penurunan stunting, Intervensi dalam RPerpres sudah dilakukan secara sistematis, serta Usulan substanis BKKBN telah diterima atau diakomodir dalam RPerpres.

“Dari segi koordinasi catatan saya ialah koordinasi percepatan penurunan stunting sangat kompleks karena melibatkan 20 K/L, pemerintah daerah (kabupaten/kota/desa), mitra pembangunan, akademisi/organisasi profesi, swasta, dan NGO. Selain itu, BKKBN sangat kuat dalam advokasi dan kampanye pemberdayaan keluarga, maka sebaiknya BKKBN masuk sebagai koordinator pengggerak keluarga atau koordinator kampanye,” ucap Menteri.

Bappenas telah menyusun strategi percepatan penurunan stunting ini ke dalam RPJMN 2020-2024. Upaya penurunan stunting ini menjadi salah satu proyek prioritas dengan major projectnya yakni percepatan penurunan kematian Ibu dan Stunting.

“Targetnya di tahun 2024 nanti penurunan stunting bisa mencapai 14%, sesuai yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo” ujar Menteri.

Namun percepatan penurunan stunting ini tidak bisa dilakukan oleh satu dua lembaga, namun harus ada kolaborasi dari banyak Kementerian dan Lembaga serta perlu pengoordinasian yang baik.

Rabu, 21 Oktober 2020
Tim Komunikasi Publik
Kementrian PPN/Bappenas

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

4 bulan ago