Categories: Kilas DaerahKriminal

Lagi, 3 Warga Diamankan Pengambilan Paksa Pasien Covid-19 di RS Dadi Makassar

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Kasus pengambilan paksa jenazah terdiagnosa positif Covid-19 kembali terjadi di Makassar.

Beruntung, aparat kepolisian bisa meredam situasi. Dan setelah proses pemulasaran jenazah, tim gugus tugas membawa jenazah pasien PDP ke pekuburan Macanda Samata, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Kasus ini terjadi di RSKD Dadi, Jalan Lanto Dg Pasewang, Makassar, Rabu (10/06/2020) malam. Sekira pukul 17.27 WITA.

“Ada tiga orang keluarga diduga melakukan provokasi terhadap warga. Kita amankan,” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (11/06/2020).

Dia menjelaskan, ada sekira ratusan warga  berada di lokasi saat itu. Mereka hendak mengambil jenazah almarhuma, H Norma. Merupakan warga Jalan Barukang Utara, Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar.

Dari hasil diagnosa, almarhuma merupakan pasien dalam pantauan positif covid-1. Juga mengidap penyakit tumor otak. Dirawat sejak 31 Mei, belum lama ini.

“Sekitar pukul 19.45 wita,bantuan pengamanan dari Sat Brimob berjumlah sekitar 40 orang tiba di lokasi. Sekitar pukul 20.00 Wita, keluarga  pasien berjumlah sekitar 100 orang tiba di RS Dadi Ingin  mengambil Paksa jenazah yang berda di kamar jenasa. Sekitar pukul 20.20 wita, tin gabungan dari polrestabes Makassar tiba di lokasi. Situasi dapat dikendalikan,” terang Kombes Pol Ibrahim menjelaskan kronologi kejadian.

Atas kejadian ini, perwira menengah polisi berpangkat tiga bunga melati itu mengimbau, agar masyarakat menahan diri. Tetap mengikuti protokol kesehatan.

Apalagi, kasus yang sama juga sebelumnya pernah terjadi. Sudah ada puluhan warga ikut diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita tidak akan membiarkan tindakan dan aksi penjemputan paksa terhadap jenazah yang terpapar covid-19 ini terjadi lagi. Maka, kita siapkan personil pengamanan yang berlapis, juga berkoordinasi dengan TNI dan tim gugus, akan kita tindak tegas,” ucapnya tegas.

“Hal tersebut karena selain berbahaya buat masyarakat luas juga diperlukan sebagai edukasi buat masyarakat agar kita bisa melindungi kepentingan masyarakat lebih luas,” tambah Kombes Pol Ibrahim melanjutkan.

Kombes Pol Ibrahim kembali bilang, sejauh ini, tercatat 12 warga yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terlibat penjemputan paksa jenazah covid-19 di Makassar. Di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) terpisah.

“Sampai (Rabu) tadi malam, ada penambahan masyarakat yang diamankan. Untuk TKP RS Stella Maris, sebanyak 9 orang (2 ditetapkan sebagai tersangka tdan 7 sudah dikembalikan, masih sebagai saksi),” bebernya.

“Untuk TKP RS Labuang Baji, menyerahkan diri ke penyidik 1 orang. Namun, setelah dicek rapid test, hasilnya reaktif sehingga di masukkan dalam karantina dan statusnya masih sebagai saksi. Kesimpulan, saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 12 orang. Dengab rincian, RS Dadi (2 tersangka), 3 tersangka kasus di RS Stella Maris, 5 tersangka kasus di RS Labuang Baji dan di RS Bhayangkara 2 tersangka,” tutup Kombes Pol Ibrahim. (bs)

redaksi2

Recent Posts

  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 hari ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

3 hari ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Terpilih sebagai Ketua Umum HMPS PAP FIS-H UNM Periode 2026–2027, Ini Visi Ari Razak

MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Pojok Antero : Segelas Kopi Untuk Peradaban

Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…

4 minggu ago
  • Nasional

Pojok Antero : Pulang

Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…

4 minggu ago