WAHANA INFOTA — Bambang Soesatyo memberikan respon terkait masa otonomi khusus (otsus) untuk Papua dan Papua Barat yang akan berakhir pada tahun 2021 mendatang, serta perlunya kebijakan baru untuk dana otsus tersebut.
Melalui rilis keterangannya kepada media, Kamis 12 Maret 2020. Bamsoet mengatakan bahwa untuk merumuskan kebijakan baru tersebut, pemerintah perlu melibatkan seluruh komponen rakyat, masyarakat setempat dan tokoh agama serta tokoh adat, agar kebijakan yang dibuat dapat berjalan efektif, efisien dan transparan guna keberhasilan pembangunan di Papua dan Papua Barat.
“Pemerintah perlu didorong mempunyai prioritas pembangunan berdasarkan dari usulan pemerintah setempat yang sudah dikaji secara mendalam, agar hasil pembangunan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua dan Papua Barat” kata Bambang Soesatyo.
Bambang pun menegaskan bahwa pembangunan di Papua dan Papua Barat bukan hanya dari dana otsus tetapi juga dari dana APBN, maka pertanggungjawaban penggunaan dananya harus jelas output dan outcome nya. (SN)
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…