WAHANA INFOTA — Bambang Soesatyo memberikan respon terkait masa otonomi khusus (otsus) untuk Papua dan Papua Barat yang akan berakhir pada tahun 2021 mendatang, serta perlunya kebijakan baru untuk dana otsus tersebut.
Melalui rilis keterangannya kepada media, Kamis 12 Maret 2020. Bamsoet mengatakan bahwa untuk merumuskan kebijakan baru tersebut, pemerintah perlu melibatkan seluruh komponen rakyat, masyarakat setempat dan tokoh agama serta tokoh adat, agar kebijakan yang dibuat dapat berjalan efektif, efisien dan transparan guna keberhasilan pembangunan di Papua dan Papua Barat.
“Pemerintah perlu didorong mempunyai prioritas pembangunan berdasarkan dari usulan pemerintah setempat yang sudah dikaji secara mendalam, agar hasil pembangunan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua dan Papua Barat” kata Bambang Soesatyo.
Bambang pun menegaskan bahwa pembangunan di Papua dan Papua Barat bukan hanya dari dana otsus tetapi juga dari dana APBN, maka pertanggungjawaban penggunaan dananya harus jelas output dan outcome nya. (SN)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…