Categories: Nasional

Agar Tidak Telat, 3 Siswa SD Ini Berangkat Sehari Sebelum Hari Ujian, Berbekal Jagung Untuk Perjalanan

WAHANA INFOTA – Ujian Nasional (UN) dalam dunia pendidikan merupakan tahap yang harus dilewati setiap siswa untuk mendapat kelulusan. Tak jarang banyak siswa yang berjuang keras demi melewatinya. Mulai dari belajar lebih giat, berdoa, dan perjuangan lainnya.

Berbeda dengan perjuangan tiga bocah kelas 6 SD di Bali ini demi mempersiapkan Ujian Nasional. Marianta dan dua temannya harus berjuang keras agar sampai di sekolah tepat waktu agar tidak tertinggal dalam mengikuti ujian pemantapan sebelum UN.

Kisah perjuangan tiga bocah SD demi mengikuti ujian pemantapan sebelum Ujian Nasional itu diceritakan oleh Andy Karyasa Wayan dalam Facebook miliknya, Minggu (31/3) lalu. Andy menceritakan bahwa Marianta dan dua temannya adalah siswa kelas 6 SD 6 Bunutan, Karangasem. Mereka akan menjalani ujian pemantapan pada Senin (1/4).

Hanya saja jarak sekolah dari tempat tinggal jauh dan melewati perbukitan. Oleh sebab itu, Marianta dan temannya harus berjalan kaki sehari sebelumnya agar tidak terlambat.

Marianta berjalan sehari sebelum mengikuti ujian pemantapan dengan membawa bekal jagung (Foto: Facebook/Andy Karyasa Wayan)
“Untuk mencapai sekolah mereka harus jalan sekitar 3 jam dari jam 5 pagi. Dan ketika hujan perjalanan mereka akan sangat berat dan tentunya dengan seragam yang kotor karena lumpur,” tulis Andy Karyasa Wayan.

Andy melanjutkan bahwa Marianta dan dua temannya itu rencananya akan menginap di sebuah rumah temannya yang lokasinya tidak jauh dari sekolah mereka. Untuk itu mereka membawa jagung mentah sebagai bekal untuk dimasak nantinya.

“Marianta membawa bekal jagung kiloan yang nantinya akan dia masak buat di makan, sementara jagung yg masih utuh akan di goreng pake lauk,” tambahnya.

Tampak dalam sebuah foto yang disertakan dalam unggahan itu, ketiga bocah SD yang berjalan kaki menyusuri jalan perbukitan. Salah satu di antaranya tampak memikul ranting di pundaknya. Di kedua ujung ranting itu menggantung plastik yang berisi jagung mentah.

Dalam unggahan lainnya, Minggu (31/3) malam Andy Karyasa Wayan menceritakan Marianta dan dua rekannya menginap di rumah Gede Sibang, teman Marianta. Di sana mereka akan menginap tanpa adanya kasur maupun bantal.

Pemilik akun Facebook tersebut juga menceritakan bahwa keluarga Gede Sibang ternyata juga memiliki masalah ekonomi. Oleh sebab itu, Andy kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk turut memberikan bantuan, khususnya logistik dan kasur. Hanya saja, bantuan berupa kasur sulit diberikan segera lantaran terkendala akses.

“Marianta nanti akan menumpang. Tanpa kasur dan tanpa bantal. Mengingat lokasinya yang ada di perbukitan jadi agak susah untuk segera membawakan kasur,” pungkasnya. (Sumber : Kumparan)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago