WAHANA INFOTA – Seorang warga Makassar, Muslimin, mengeluhkan layanan ambulans gratis milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Pasalnya, ambulans pengangkutan jenazah tersebut tidak lagi gratis alias berbayar.
“Antaranya ke Rumah Sakit Tajuddin Daya, mau dibawa ke Batua. Tapi ada biayanya itu pak, 400 ribu,” kata warga tersebut menirukan ucapan penanggung jawab ambulans gratis Pemkot Makassar, Senin (10/6/2019)
Muslimin mengaku kecewa lantaran tidak mendapatkan pelayanan tersebut sebagaimana mestinya, belum lagi tarif yang dibebankan terlampau tinggi sehingga pihaknya tidak mampu menyanggpi.
“Kami pikir ini (ambulans) ditanggung pemerintah. Terpaksa kami sewa ambulans milik Rumah Sakit kasian, itupun kami tetap bayar lagi,” ungkap warga Bonto Bila tersebut dengan nada kecewa.
Diketahui sebelumnya, sejak diluncurkannya ambulans tersebut tidak membebani tarif kepada warga untuk pengantaran dalam kota. Namun layanan yang terintegrasi dengan 112 tersebut kini dikeluhkan sebab telah memiliki tarif khusus. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…