Categories: MAKASSAR TA'

Tingkatkan Budaya Sulawesi, GenBI Komisariat UNM adakan Kajian Bedah Buku Rutin bertajuk Siri’

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar bedah buku rutin yang bertajuk “Siri’”. Kegiatan ini dilakukan melalui aplikasi zoom, Senin (26/10/2020).

Kegiatan bedah buku ini merupakan salah satu program kerja yang dilakukan rutin setiap bulan. Tujuan diadakannya bedah buku kali ini guna untuk meningkatkan budaya literasi dan juga budaya yang ada di Sulawesi. Buku yang dibedah kali ini merupakan filosofi suku Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar.

Dalam kegiatan kali ini GenBI komisariat UNM menghadirkan anggota deputi Pendidikan GenBI UNM Muh. Nur Alim Basri dan Mahasiswa Sosiologi S2 Jupri sebagai pembedah buku “Siri”.
Alim mengemukakan bahwa buku siri’ merupakan buku filosofi yang benar-benar memaknai budaya siri’ yang sesunggunhnya yang ada di Sulawesi.

“Sebesar apa rasa siri’ kita kepada pencipta, sebesar itu juga siri’ kita untuk melakukan hal-hal yang tidak dianjurkan baik budaya dan agama kita”, ungkapnya

Sementara itu Ketua Panitia Bedah Buku yang kerap disapa Lulu juga mengungkapkan, kegiatan ini sebagai upaya dalam mendukung gerakan literasi dan juga penghormatan budaya.
“Belum lama ini kita telah merayakan ulang tahun Sulawesi Selatan, demi tergeraknya kebiasaan berliterasi dengan menjungjung budaya Sulawesi kita sendiri makanya buku yang kali ini kita angkat adalah buku siri’ yang dimana didalam buku ini menggambarkan filosofi terkait suku Makassar, Bugis, Toraja, dan Mandar”, jelasnya.

Bedah buku kali ini berlangsung dengan penuh semangat, banyak peserta yang mengemukaan pendapat dan pertanyaan mengenai budaya siri’ sendiri, seperti Sri Devianti yang bertanya bagaimana fitrah pernikahan yang perempuannya sudah tidak suci lagi, atau Riska yang bertanya apakah siri, adalah budaya atau tradisi, dan masih banyak pertanyaan yang penuh semangat lainnya.

Jupri mengungkapkan dalam budaya Makassar siri’ sangat fundamental, ada yg mengatakan jika kamu tidak memiliki siri maka untuk apa kamu hidup lagi.

“Ada hal yang fundamental yang biasa diberi nama “SULAPA’ APPA” yang dalam bahasa Makassar empat persegi. Siri’ ketika dia digambarkan, dia ada diposisi tengah, di luarnya itumi ada lempu atau tau lampusu, getting atau tojeng, acca atau carade, semuanya punya pembeda di setiap sisinya, kita kekurangan di acca atau carade, kalau dianalogikan sebagai sesuai system, ketika antara salah satu tidak berfungsi akan mengganggu jalannya system karena mereka berhubungan satu dengan yang lainnya”, tegas jupri. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

1 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

1 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago