WAHANA INFOTA – Beredarnya sebuah foto yang memperlihatkan bentuk awan menyerupai gulungan ombak Tsunami yang nampak di salah satu belahan langit, Kota Makassar, membuat banyak orang khususnya warga Makassar bertanya-tanya terkait fenomena tersebut.
Salah satu warga megambil gambar sekaligus merekam proses terbentuknya awan menyerupai gelombang ombak tsunami ini dari lokasi bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Foto yang dikirimkan oleh netizen ini mendapatkan tanggapan yang cukup ramai di laman media sosial, salah satunya di unggahan laman IG Makassar iinfo.
Terkait hal ini, BMKG melalui tim Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Raden Inten, Rahmat, memberikan keterangaannya. Sebagaimana yang dilansir dari Liputan 6, rahmat mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan fenomena yang cukup lazim terjadi.
“Itu awan kombinasi dari berbagai awan, awan cumulonimbus, awan rendah stratus, dan awan menengah dan tinggi,” kata Rahmat saat dihubungi oleh tim Liputan 6.
Bentuk awan yang menyerupai gelombang tsunami ini rupanya juga pernah terjadi di beberapa negara, salah satunya di Sydney, Australia pada tahun 2015. Kejadian langka tersebut diabadikan oleh fotografer Reuters di Pantai Bondi.
Lebih lanjut, Tim Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Raden Inten menjelaskan, meski dengan bentuknya yang menyeramkan, namun Awan tsunami ini dianggap tidak berpotensi gempa lantaran hanya fenomena yang terjadi karena udara lembab bercampur dengan angin yang dingin.
“Kami sendiri belum menemukan literatur tentang awan berkaitan dengan gempa,” ungkap Rahmat menambahkan.
Meskipun demikian, intensitas curah hujan yang cukup tinggi diselingi kilat dan petir, serta angin kencang harus mendapatkan kewaspadaan masyarakat, dengan menerapkan segala bentuk sikap tanggap bencana dan siaga banjir selama musim penghujan ini. (SN)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…