Categories: MAKASSAR TA'

Sikapi Ranperda Perlindungan Guru, PKS : Harus Sejalan Aturan Perlindungan Anak

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Menyikapi pandangan dan tanggapan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan Guru diterima dengan baik.

Wakil Ketua fraksi PKS Kota Makassar, Yeni Rahman menyampaikan jika partai berlandaskan ajaran Islam itu mendukung dengan adanya Ranperda tersebut.

“Kami di fraksi sepakat dengan adanya Ranperda seperti ini, cuma nanti jangan sampai ada aturan didalamnya yang bertentangan dengan perlindungan anak”, ungkap Yeni saat terkonfirmasi via telpon. Kamis (23/9/2021).

Sebagai mantan tenaga pendidik, Yeni mengungkapkan, hadirnya Perda Perlindungan Guru jika disahkan nantinya bisa membuat para tenaga pendidik efektif dalam bekerja.

Untuk itu, Yeni yang juga anggota DPRD Kota Makassar berharap agar Pansus yang telah dibentuk bisa cermat dalam memilih point – point yang akan dimasukkan kedalam Ranperda ini.

“Kami yakin Pansus ini akan bekerja dengan baik. Cuma, nanti harus jelas pointnya, wilayah mana yang masuk perlindungan guru. Karena di aturan perlindungan anak, ada beberapa aturan yang salah satunya kekerasan non fisik”, terang Yeni.

“Misalnya dibentak didepan teman-temannya, itukan menjatuhkan harga diri murid. Saat ini, itu (membentak) juga masuk kategori kekerasan anak”, tambahnya.

Yeni juga mengutarakan, sikap antar guru dan murid itu berada pada orang tua murid. Apabila guru dan orang tua murid bisa saling memahami, hal – hal yang tidak diinginkan pasti tidak akan terjadi.

“Mengapa?, karena disini ada wilayahnya guru dan ada wilayahnya orang tua. Jika mereka (orang tua dan guru) bisa saling memahami, hal – hal seperti pelaporan lah, apalah, itu tidak akan terjadi. Apalagi guru itu punya aturan kode etik dalam mendidik” beber Yeni.

“Tapi, perlu memang diakui, guru itu juga manusia biasa, yang luput dari kesalahan”, tutupnya. (Asl)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago