Categories: MAKASSAR TA'

Perangi Narkoba di Sulsel, Garnizun Siap Bentuk di 24 Kabupaten/Kota

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Melihat angka peredaran Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba), serta zat adiktif lain di Indonesia terus meningkat menjadi inti pembentukan Gerakan Anti Narkotika dan Zat Adiktif (Garnizun).

Ketua Garnizun Sulsel, Andi Husni Muhammad dalam konferensi persnya mengatakan, angka peredaran Narkoba dan Zat Adiktif di Indonesia yang cukup meningkat menjadi alasan utama organisasi ini dibentuk.

Bahkan, lanjut dia, pembentukan organisasi ini telah tersebar di 11 provinsi se-Indonesia, termasuk di Sulsle.

“Kami rencana akan membentuk pengurus Garnizun di 24 kabupaten kota di Sulsel. Jadi baru empat daerah yang sudah siap, termasuk kota Makassar”, kata Andi Husni Muhammad di Warkop Jeep, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (4/11/2021) malam.

Menurutnya, dasar pihaknya membentuk Garnizun di semua daerah di Sulsel karena saat ini marak peredaran Narkoba sudah menjamur di kalangan masyarakat, khususnya di kota Makassar.

“Sehingga kami membutuhkan organisasi yang bergerak di bidang anti narkotika, makanya kami membentuk dengan orang – orang yang anti narkotika yang nantinya aktif ke pencegahan, terkhusus kepada kaum mellenial”, terangnya.

Untuk kerja – kerja kedepan, Andi Hunsi menyampaikan, Garnizun melakukan pencegahan melalui sosialisasi, kemudian rehabilitasi atau tindakan, terus melakukan pendampingan terhadap pengguna narkoba.

“Termasuk kita bisa mendampingi korban narkotika terhadap pidananya, itu kita bisa dampingi seperti apa prosesnya sehingga mendapat keringanan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, usai menerima mandat dari ketua Garnizum Sulsel sebagai ketua Garnizun Makassar, Gerhanita Syam berencana akan melakukan sejumlah program kerja dengan melakukan sosialisasi mulai ke tingkat Kecamatan di Kota Makassar.

Hal tersebut dilakukan, karena dirinya tidak ingin berlama – lama dalam memerangi peredaran barang haram di Kota dengan tagline Kota Anging Mammiri ini.

“Sembari kami mengajak kepada masyarakat umum untuk ikut bergabung di Garnizun, ayo mari kita sama – sama menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkotika”, pungkas Hani, sapaan akrabnya.(**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

5 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

5 hari ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

1 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago