Categories: MAKASSAR TA'

Pengelolaan Retribusi Sampah, KPK: di Bawah Kendali OPD Tekhnis Cenderung Jadi Sumber Korupsi

WAHANA INFOTA – Makassar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI angkat bicara terkait Pendapatan Daerah dari sektor pajak dan retribusi Pemerintah Kota Makassar.

Melalui Kordinator Perwakilan (Korwil) Korsupgah KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution menyinggung, bahwa ditengah pandemi covid 19 ini, Korsupgah KPK Seluruh Wilayah di Indonesia tetap menjalankan fungsinya dalam pencegahan tindak pidana korupsi dari segala aspek, tidak hanya pada point titik rawan korupsi pengelolaan anggaran dan penyaluran bantuan sosial Pemerintah kepada masyarakat yang terdampak.

“Tidak ada yang berubah, semua sektor potensi atau titik rawan kita monitoring dan evaluasi, termasuk fokus diawal Korsupgah, yakni sektor penyelamatan Asset Negara, Pendapatan Daerah seperti pajak dan Retribusi termasuk sistem perizinan, “ terang Choki sapaan akrabnya, di Jakarta, sabtu (30/5/2020).

Menyikapi soal adanya dugaan penyalahgunaan Retribusi Sampah di Kota Makassar, Choki angkat bicara. Ia mengatakan, jika mengacu kepada UU 28 tahun 2009 menjelaskan , Pajak dan Restribusi Daerah tergabung menjadi satu.

“Seperti di Kota Makassar, memang kalau Restribusi masih dikelola SKPD Teknis jadi cenderung jadi sumber korupsi karena OPD terbagi konsentrasinya antara fungsi pelayanan dengan fungsi pendapatan sehingga cenderung hasilnya di bawah target yg diharapkan serta pengelolaannya sulit untuk baik, “ ungkap Choki.

Hanya saja lanjut Choki, untuk Pemkot Makassar Restribusi masih dipisahkan dan tidak dikelola Bapenda, Bapenda hanya fokus pada pengelolaan Pajak saja. Menurutnya, Ke depan sebaiknya Pajak dan Restribusi dikelola Bapenda dan namanya berubah menjadi BPPRD (Badan Pengelolaan Pajak dan Restribus Daerah) seperti banyak di beberapa daerah sudah melakukan perubahan kelembagaan.

“Nah sekarang Bapenda Makassar harus siap. Problemnya lagi, Bapenda belum siap dan masih banyak urusan pajak yang perlu diselesaikan, “ pungkasnya.

Sampai saat ini tambah Choki, KPK terus mendorong seluruh Pemda di seluruh Indonesia, termasuk di Sulsel untuk konsisten dalam melakukan koordinasi dengan semua stakholder terkait, harus ada perubahan yang signifikan dan berkesesuaian dengan perundang – undangan.

“Ini uang rakyat harus rapi dan tertib dari segala hal, gerakan – gerakan tambahan didalam pemerintahan yang berpotensi merugikan negara harus dicegah. Ingat jika speed perubahan yang baik itu melamban, maka kami tegaskan monitoring dan evaluasi APH akan semakin cepat. KPK ingatkan jangan pernah main – main dengan uang rakyat, “ kunci Choki. (**)

redaksi2

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

4 bulan ago