Categories: Pemerintahan

Tampung Aspirasi Masyarakat, Danny : F8 Tetap Harus Dilaksankan, Saya Akan Meminta Izin Pemerintah

WAHANA INFOTA – Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto optimistis Makassar Internasional Eight Festival and Forum atau F8 di tahun 2019 ini dapat dilaksanakan. Dia pun menyatakan akan mengundang Presiden Jokowi nantinya. Hal ini disampaikan saat menerima aspirasi para kurator, pelaku seni dan UMKM di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Kamis (18/07/2019).

Kedatangan para pelaku seni, UMKM dan masyarakat lainnya demi menyampaikan aspirasi mereka terkait kepastian pelaksanan F8 Makassar ini, oleh Danny disambut dengan baik. Dia pun sekaligus meminta tak perlu menyalahkan pemerintah kota yang telah terlebih dahulu menyatakan Event pariwisata nasional ini batal digelar.

“Makassar F8 harus digelar karena menyangkut siri (malu). Kalau pun pemerintah tak mau melaksanakan kita hargai karena dengan pertimbangan anggaran. Tidak ada perlu disalahkan. Maka saya akan berembut dengan para kurator dan sponsor agar F8 ini tetap dilaksanakan untuk menjawab kegelisahan masyarakat,” tutur Danny Pomanto sapaan akrab Wali Kota periode 2014-2019 ini.

“Tetap kita meminta izin ke pemerintah untuk melaksanakannya meski tanpa anggaran pemerintah apalagi kita akan undang pak Presiden. Mungkin jadwal pelaksanaannya akan kita undur setelah pelantikan presiden dan kabinet kerja,” lanjut dia. Pada kesempatan ini, Danny Pomanto mempertegas jika Event Makassar F8 bukanlah proyeknya, melainkan menjadi kepentingan masyarakat Makassar dan Sulsel.

“Terus terang saja, saya ini diserang secara pribadi dimana dikatakan kalau F8 itu adalah proyek saya. Luar biasa fitnahnya itu. Saya tegaskan, tidak ada sepersen pun uang saya terima dari pelaksanaan itu. Justru saya keluarkan uang pribadi demi adanya F8 untuk Makassar dan masyarakat Makassar,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, masyarakat pecinta Makassar F8 turut angkat bicara. Dia meminta kepada DPRD Makassar agar berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Makassar terkait pembatalan Event yang masuk dalam top ten Event kementerian pariwisata.

“Kebetulan pak Wahab Tahir hadir, saya berharap agar mendudukkan dinas pariwisata dengan kurator, pelaku usaha dan pelaku seni membahas Makassar F8. Dan seharusnya itu dilakukan sebelum dibatalkan pelaksanaannya,” pungkas Eca.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir sangat kecewa atas sikap pemerintah kota membatalkan pelaksanaan Makassar F8. Dia menganggap event ini sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat.

“Saya heran dengan adanya perintah atau instruksi ke Pj Wali Kota Makassar untuk menghapuskan pelaksanaan F8. Acara F8 itu sudah menjadi event nasional, F8 sudah jadi kebutuhan masyarakat dan Makassar. F8 bukanlah acara asal-asalan atau hanya sekadar ada. Hasilnya sudah bisa dibuktikan,” tegasnya.

Dia pun kembali menegaskan akan mengambil sikap politik jika sudah ada penyampaian resmi tertulis yang dikeluarkan pemerintah kota membatalkan Makassar F8. Apalagi menurutnya Event ini sudah menjadi bagian RPJMD Kota Makassar yang telah dianggarkan pada APBD pokok 2019. “Saya tunggu pernyataan resmi tertulisnya. Tunggu saja sikap politik saya,” tandasnya. (*Sn)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

4 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

4 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago