Categories: SKPD

Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Keluarga Penerima PKH, Kabid Linjamsos “Warning” Seluruh Pendamping Sosial

MAKASSAR, – Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kota Makassar Andi Rahmat mengungkapkan Informasi aduan masyarakat terkait Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos lainnya yang menerima intimidasi dari sejumlah pihak yang mengancam akan mencabut bansos tersebut yang terindikasi bermotif politik.

Kabid Linjamsos Andi Rahmat menegaskan bahwa akan berkomitmen melindungi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) semisal ada ancaman atau intimidasi oleh pihak lain.

“Berpedoman pada Keputusan Menteri Sosial RI No. 73/HUK/2024 Tentang Tata Cara Proses Usulan Data Serta Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejateraan Sosial. menegaskan bahwa pengusulan calon penerima Bansos melalui tingkat RT/RW ataupun mengusulkan secara mandiri melalui pemerintah kelurahan yang selanjutnya dilakukan musyawarah kelurahan (muskel) terkait kelayakan ataupun ketidaklayakan KPM ataupun Calon KPM yang diupload melalui aplikasi SIKS NG oleh Operator Pengisi Data Kelurahan. Selanjutnya Dinas Sosial akan melakukan Verifikasi dan Validasi dan selajutnya dilakukan pengesahan oleh Pemerinta Daerah.

Verifikasi akhir dan Penetapan DTKS baik Bansos ataupun Non Bansos berada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial. Berdasarkan dengan Kepmensos tersebut, Pendamping tidak memiliki wewenang dalam hal pengusulan baik penambahan maupun pengurangan,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Selasa (27/8/2024).

Kabid Linjamsos menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut ataupun khawatir jika ada oknum pendamping atau mengatasnamakan dirinya sebagai pendamping, segera melaporkan disertai bukti yang melakukan pelanggaran terhadap kode etik apalagi yg bersifat intimidasi/ancaman pengarahan politik tertentu kepada para Keluarga Penerima Manfaat untuk kami tidaklanjuti sesuai aturan yang berlaku . (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago