WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus berupaya melakukan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Sekretaris Disdik Makassar, Andi Amalia Malik menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah melakukan sejumlah pemeriksaan kepada beberapa Sekolah di Kota Makassar.
Menurut dia, Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa kesiapan pihak Sekolah untuk melakukan PTM.
“Jadi, kita sudah melakukan simulasi di beberapa sekolah, termasuk memeriksa kelayakan Sekolah menghadapi PTM. Karena ada indikator yang harus dipenuhi”, jelas Amalia melalui via telpon kepada awak media. Kamis (16/9/2021).
Lebih lanjut, Amalia mengatakan, ada beberapa Indikator menjadi pertimbangan dalam menerapkan PTM, yang salah satunya penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Termasuk juga kelayakan ruangan, karena nantinya saat PTM sistem pembelajaran akan menjadi 2 shif dalam 1 kelas. Dan Alhamdulillah, Sekolah (Negeri) yang kita periksa termasuk yang swasta sudah terpenuhi syarat PTM nya”, bebernya.
“Jadi, untuk tahap pertama kita akan lakukan pada tanggal 20 (bulan September 2021) nanti. Kalau Makassar turun level menjadi zona kuning kita langsung terapkan PTM”, tambahnya.
Sebanyak 60 persen, gabungan dari Sekolah Negeri dan Swasta telah diperiksa dan dinyatakan layak melakukan PTM oleh Disdik Makassar. Menurut Amalia, 60 % ini merupakan tahap pertama dan khusus untuk SMP.
“Insya’, Allah, PTM ini dilakukan secara bertahap yang diawali SMP. Jika bagus tentu kita lanjutkan”, bebernya.
Untuk itu, Amalia berharap, level pandemi Covid-19 di Kota Makassar bisa turun dan menajdi zona Kuning untuk segera bisa melakukan PTM. Pasalnya, sejak pandemi di Kota Makassar kualitas pendidikan sangat menurun.
“Kami akui itu, kami juga sempat melakukan evaluasi pendidikan selama 1 tahun 8 Bulan. Penurunan ini juga mungkin karena pendidik mengalami kendala dalam belajar secara online, terlebih lagi di tingkat SD”, terang Amalia.
“Untuk itu, kami semua, baik itu orang tua, para guru berharal agar Makassar bisa menjadi Zona Kuning. Agar bisa kembali melakukan belajar tatap muka”, harapnya. (Asl)













Leave a Reply