Terkait hal ini, sejumlah media telah menurunkan berita yang sempat dinaikkan. Meski demikian, Lukman merasa tetap perlu melakukan klarifikasi. Menurut Lukman, Ia memang pernah mengomentari dan memberikan tanggapan saat diwawancara salah satu media yang kemudian menyampaikan bahwa Sekprov tidak memahami kemudian mengapa munculnya SK dari Wagub.
“Sekprov tidak memahami kemudian mengapa munculnya SK, hanya itu, tidak memahami. Lalu kemudian ada informasi proses pengangkatan dan pemilihan Sekda itu tidak pernah ada wawancara terkait hal itu, dan saya kira tidak ada hubunganya,” sebutnya.
>Yang dimaksud Lukman, bahwa saat itu, Abdul Hayat Gani belum menjabat. Sehingga Lukman memberikan tanggapan tidak memahami munculnya SK yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur. Sementara itu, terkait statement pengangkatan Sekda yang dinilai sarat KKN, Lukman juga memberikan tanggapan, bahwa pemilihan tersebut sudah menjadi domain kewenangan Gubernur dan Presiden dengan pertimbangan tertentu.
“Saya kira itu sudah jadi kewenangan sesuai regulasi bahwa Gubernur mengusulkan nama dan Presiden sebagai pihak yang memilih dari tiga nama yang disodorkan oleh Gubernur, saya kira tidak lagi berada pada ranah itu untuk berdebat,” ujarnya. Pemilihan ini sudah mempertimbangkan berbagai hal termasuk senioritas, penahaman tentang konteks kesulawesi-selatanan yang harus dihormati. (**)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…