Categories: Pemprov Sulsel

Kemenhub Serahkan BRT dan Bus Sekolah, NA: Kabupaten dan Kota Butuh Angkutan Umum yang Nyaman

WAHANA INFOTA – Kementerian Perhubungan RI menyerahkan bantuan Bus Rapid Transit (BRT) dan bus sekolah kepada sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Penyerahan dilakukan dalam rapat koordinasi teknis andalalin rancang bangun kendaraan bermotor serta peraturan perundang-undangan, di Hotel Gammara, Kamis (6/12).

Sebanyak 15 BRT untuk Pemprov dan 14 bus sekolah untuk kabupaten/kota diserahkan Kemenhub. Dari 14 bus sekolah, 1 bus sekolah diserahkan ke Universitas Tomakaka Sulawesi Barat. Bus sekolah untuk Sulsel diterima, Kota Makassar (1), Kabupaten Kepulauan Selayar (1), Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (1), Kabupaten Sidenreng Rappang (1), Kabupaten Bulukumba (1), Kabupaten Bantaeng (1), Kabupaten Jeneponto (2 unit), Kota Palopo (1), Kabupaten Barru (1), Pondok Pesantren Modern Babussa’adah Kabupaten Luwu (1), Universitas Hasanuddin Kota Makassar (1) dan Universitas Muhammadiyah Parepare (1).

“Saya kira ini sebuah terobosan yang baik, karena memang sebuah kota-kabupaten butuh angkutan umum yang nyaman. Kita tahu selama ini, terutama di kabupaten anak-anak kita mengunakan mobil pick-up terbuka dan itu sangat rawan, apalagi akses jalan yanh berkelok-kelok. Termasuk juga di kota,” kata Nurdin Abdullah.

Hadirnya BRT dan bus sekolah ini, sebut NA akan mengurangi kemacetan. Yang perlu dilakukan selanjutnya adalah bagaimana membangun infrastruktur pendukung, seperti pedesterian, halte yang bagus, tempat parkir. Menghadirkan BRT lebih murah dan lebih safety dan lebih terjamin juga tidak kalah pentingnya.

Pengoperasian BRT akan lebih dioptimalkan dengan menghadirkan dengan sistem manajemen yang baik. Bagi NA, masyarakat harus punya banyak pilihan moda transportasi.

“Sekarang tinggal pengelolaan yang harus bagus. Jadi ada time table jam mereka lewat, mungkin akan kita lengkapi schedulenya, bus dengan nomor ini tujuannya lewat mana,” ujarnya.

Selain pelayanan ditingkatkan, NA menginginkan masyarakat menggunakan BRT. Jika selama ini ke tempat kerja lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi, ke depan mereka beralih menggunakan transportasi publik.

“Kalau sekarangkan, mereka lebih banyak menggunakan angkutan pribadi dan itu yang membuat kemacetan. Coba liat negara maju kendaraan begitu banyak tetapi tidak macet, hari minggu baru mereka naik kendaraan pribadi. Hari-hari kerjaan kendaraan umum,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiadi, menyampaikan, pemberian bantuan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan angkutan umum.

“Sesuai program yang dijalankan oleh Pemerintah Perhubungan Darat sudah ditunggu sejak lama oleh daerah-daerah, kita ingin membagikan dan meningkatkan peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan angkutan umum,” sebutnya.

Untuk tahun anggaran 2018, pihaknya membuat bus BRT sekitar 280 dan bus sekolah 180 lebih.(**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

5 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

5 hari ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago