Categories: Pemprov Sulsel

Di Paripurna Hari Jadi Takalar Ke 60, Wagub Sulsel Paparkan Terkait Bendungan Pamukkulu

WAHANA INFOTA — Mengenakan pakaian adat, jas tutup didominasi warna merah disertai lipa’ sabbe dan songkok to Bone, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Takalar ke 60 tahun, di DPRD Takalar, Senin (10/2). Andi Sudirman menyampaikan permohonan maaf atas nama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, yang berhalangan hadir.

Di hadapan para undangan, ia mengaku dalam sebulan terakhir empat kali mengunjungi kabupaten yang dijuluki Butta Panrannuangku ini. Hal itu dilakukan untuk rapat ‘marathon’ membahas percepatan pembangunan Bendungan Pammukkulu.

“Untuk pengabdian kepada masyarakat dan loyalitas memajukan Takalar. Salah satunya kami rapat dengan Camat (terkait Bendungan Pammukkulu). Paling penting, Takalar bisa lebih maju,” ujarnya.

Adik dari Menteri Pertanian periode 2014-2019, Andi Amran Sulaiman itu mengaku, sejatinya masyarakat Takalar patut berbangga. Bendungan ini merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) Kementerian PUPR.

“Tidak semua daerah mendapat program strategis nasional. Pembangunan ini beda dengan yang lain, Bendungan Pammukkulu ini dibangun dan langsung bermanfaat untuk masyarakat Takalar sendiri, khususnya petani,” pungkasnya.

Pembangunan Bendungan Pammukkulu ini, kata dia, nantinya memiliki banyak manfaat. Seperti menghasilkan listrik dari tenaga air 2,5 MW, 82 juta kubik air dan bisa menjadi destinasi wisata. Serta bermanfaat untuk pengendali banjir.

“Jadi infrastruktur ini bukan hanya memperbaiki ekosistem, namun juga perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Untuk bantuan keuangan daerah, kata dia, masih bertahap. Rencananya program Pemprov Sulsel di Kabupaten Takalar kurang lebih senilai Rp 40 miliar. Ia pun membeberkan, Kabupaten Takalar ada proyeksi perencanaan untuk menjadikan kawasan industri.

Pria yang memperhatikan masalah sosial di masyarakat ini pun menyampaikan, bahwa pihaknya akan mendukung program perencanaan selama itu untuk kemaslahatan masyarakat.

“Dibutuhkan komunikasi yang baik. Kami akan dukung, selama bertujuan baik. (Mengajak) bisa datang ke rujab (Wagub Sulsel). Itu rumah jabatan, bukan rumah minta jabatan. Selalu terbuka, tapi untuk kemaslahatan orang banyak. Tidak boleh ada kepentingan pribadi,” imbuhnya disambut tepuk riuh para tetamu.

Terakhir, dirinya menyampaikan pesan untuk terus bekerjasama dalam membangun Sulawesi Selatan dengan niat yang tulus serta hal yang baik.

Diketahui, Bendungan Pammukkulu berlokasi di Desa Kale Ko’Mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara. Proyek ini sempat terhenti dikarenakan masalah lahan.

Hampir dua tahun (600 hari) terhenti, padahal kontrak proyek merupakan tahun 2018 lalu. Namun akhir tahun 2019 kembali efektif dikerjakan. Hal itu sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulsel serta Pemkab Takalar. Bendungan ini akan bermanfaat untuk masyarakat Takalar sendiri, yang akan mencover sawah sekitar 6800 hektare. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

5 bulan ago