Categories: Pemprov Sulsel

Bahas Leadership During and Post Pandemic, Wagub Sulsel Jadi Keynote Speaker di Kuliah Umum STIA LAN

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Prodi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA) Politeknik STIA LAN Makassar menggelar Kuliah Umum secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9/2020). Dengan mengangkat tema “Leadership During and Post Pandemic” artinya Kepemimpinan Selama dan Pasca Pandemi.

Dua keynote speaker dihadirkan dalam kuliah umum ini. Yakni Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Mereka berbagi pengalaman menjalani kepemimpinan di masa pandemi dan berbagi inspirasi untuk para pemimpin di masa yang akan datang, kepada peserta yang dari kalangan mahasiswa.

Diketahui, masa krisis adalah masa dimana kualitas sejati seorang pemimpin diuji. Begitu pula pandemi Covid-19 adalah momentum bagi para pemimpin daerah untuk membuktikan kualitas kepemimpinan mereka. Memimpin di masa pandemi adalah pekerjaan yang tentu saja sangat sulit dan rumit, sehingga siapapun yang berhasil menunaikannya adalah pemimpin yang luar biasa.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi topik dalam kuliah umum ini. Ia pun menyampaikan, jika dalam kondisi pandemi Covid-19, kepemimpinan sedang diuji.

“Kita harap lahir pemimpin-pemimpin yang jauh lebih baik, mencintai rakyatnya, dicintai oleh rakyatnya, selalu mengatakan benar jika benar dan salah jika itu salah atau tidak mengubah sesuatu hal,” pungkasnya.

Sejak munculnya pandemi Covid-19, kata Andi Sudirman, Pemerintah Provinsi Sulsel melakukan refocusing APBD Tahun 2020 senilai Rp 500 miliar untuk penanganan Covid-19. Program Wisata Duta Covid-19 juga diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Kita support sektor hilir. Seperti belanja fisik infrastruktur rumah sakit, alat kesehatan, dan sebagainya. Maka sektor hulu juga kita intervensi,” pungkasnya.

Intervensi di sektor hulu diantaranya pengetatan protapkes di masyarakat; alat cuci tangan, face shield (pelindung wajah); operasional edukator/promotor kesehatan, keamanan penjaga Protapkes. Salah satu upaya Pemprov Sulsel guna menekan Covid-19 dengan hadirnya program Duta Wisata Covid-19, dipusatkan di Makassar.

Ia pun bercerita, jika dirinya mengajukan kepada gubernur agar memisahkan pasien yang bergejala dan orang yang pernah berinteraksi dengan pasien terkonfirmasi (positif) tanpa gejala (tidak sakit). Gubernur menyambut baik idenya, serta langsung diinstruksikan untuk dikerjakan.

Disisi lain, melihat banyaknya bisnis hotel yang hampir tutup. Membuat Pemprov melakukan upaya isolasi pasien yang pernah kontak dengan positif maupun OTG. Sehingga tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit maupun dipisahkan dengan masyarakat yang tidak sakit. Selain membantu bisnis perhotelan, juga membantu usaha catering, yang akan disiapkan untuk pasien dalam program wisata Covid-19.

“Lahirlah wisata Covid-19. Di hotel ini ada pendampingan medis, tenaga kesehatan, menjaga peningkatan imun, olahraga dan sebagainya,” urainya.

Awal hadirnya program Duta Wisata Covid-19, tidak populer. Namun Pemprov Sulsel melakukan dengan penuh keyakinan, hingga saat ini langkah itu diapresiasi oleh pemerintah pusat hingga WHO.

“Saya sempat diprotes, kenapa dibawa semua ke Makassar. Saya pikir ini untuk menyelamatkan pangan di daerah. Jadi pertarungan di kabupaten/kota lainnya hanya produksi pangan. Bagaimana menstabilkan perekonomian, harus survive (bertahan),” imbuhnya.

Andi Sudirman menyampaikan, sebuah kebijakan adalah pertarungan politik. Sebuah kebijakan yang baik, terkadang tidak populer. Ia pun kembali mengingatkan, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Proteksi yang paling aktif saat ini, masker. Masker diperketat, cara efektif untuk preventif,” ujarnya.

Ia pun meminta agar masyarakat jujur di tengah kondisi pandemi ini. Integritas dan kejujuran seseorang tidak dapat diukur dari tingginya sekolah. “Jangan datang kerja kalau sakit, karena bisa saja mencelakai orang lain. Kita kerja cari uang untuk sehat dan ibadah, bukan untuk sakit,” akunya.

Kepada para mahasiswa yang mengikuti kuliah umum ini, Andi Sudirman berpesan agar menekuni salah satu bidang yang dikuasainya.

“Adik-adik diharapkan jadi pemimpin-pemimpin yang tetap memiliki karakter pribadi,” tuturnya.

Dirinya sebagai Wakil Gubernur berupaya melakukan yang telah diamanahkan. “Saya maksimalkan pembangunan. Harus amalkan social justice (keadilan sosial). Saat ini kita tidak krisis orang-orang yang pintar, orang-orang yang cerdas. Tetapi kita butuh moral kepemimpinan, memiliki integritas,” tegasnya. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

4 bulan ago