WAHANA INFOTA – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Makassar Zulkifli Nanda, bantah tudingan yang ditujukan ke dirinya.
Menurutnya hal itu tidak benar adanya, tudingan atas pemecatan kader KB bukan karena adanya perbedaan dukungan di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Tapi murni terkait evaluasi kinerja.
“Tidak ada itu, bukan masalah pileg. Masa karena begitu saya pecat-pecat kader, tapi ini murni 100 persen terkait kinerja dari kader KB yang menurun berdasarkan evaluasi,” ucapnya, Rabu (6/2/2019).
Apa lagi menurut Zulkifli, tidak ada kader KB yang sampai 10 tahun sampai 20 tahun kerja, karena SK kader KB itu cuman 1 tahun. “Itu semua kita evaluasi karena tidak memenuhi target. Jadi jangan kaitkan dengan politik yang seperti ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Basdir mengatakan, beberapa kader KB dipecat oleh Plt Kepala Dinas PPKB Zulkifli Nanda, karena tidak mendukung istrinya yang tak lain adalah Fatma Wahyuddin sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Makassar dari Partai Demokrat. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…