Categories: Pemkot Makassar

Program RISE Monash University Di Makassar, Ada 6 Lokasi Sasaran Pelaksanaan RISE Tahap Pertama

WAHANA INFOTA – Kota Makassar terpilih sebagai lokasi percontohan program Revitalising Informal Settlements and their Envireonment (RISE) dari Universitas Monash Australia. Program RISE yang membahas soal sanitasi ini menjadi persoalan di seluruh dunia.

Kepala Disperkim Kota Makassar, Suhartini, ST, mengatakan, Kota Makassar menjadi percontohan masalah sanitasi di seluruh dunia, khususnya kawasan kumuh yang rawan air (Water Sensitive). Melalui program Revitalising Informal Settlements and Thei Environments (Rise) yang berfokus menangani sanitasi, domestik atau limbah rumah tangga. Suhartini mengatakan, program tersebut punya keunggulan dibandingkan dengan yang lain.

Ia menyebut Rise menyasar objek yang fital. “Program Rise berbeda dengan program-program sebelumnya yang ada di Makassar. Di samping melakukan pembangunan struktur juga melaksanakan penelitian,” katanya usai memimpin rapat bersama Tim RISE dan SKPD terkait, tentang Regiatrasi Aset dan Lahan Donasi Masyarakat utk Pembangunan Infrastruktur Hijau, di Ruang Rapat Sekda, lantai 9 Gedubg Balaikota Makassar, Jumat 28 Juni 2019.

Adapun peran Pemkot Makassar sebagai respon dan support dalam menyukseskan program RISE tersebut adalah sebagai mediator, baik secara vertikal maupun secara horizontal kepada warga dan para jajaran pemerintah yang ada di wilayah titik yang akan laksanakan.

“Ini kan program dunia, nah tugas kita menjadi mediator, baik kepada OPD terkait maupun kepada masyarakat itu sendiri, ” terang Suhartini. Dalam rapat bersama dengan Prof. Diego selaku leader intervensi fisik RISE beserta timnya, turut hadir, senior advisor RISE Makassar, Ihsan, Kadis Pertanahan, Balai Penyediaan Infrastruktur Permukiman, BPN Kota Makassar, Bappeda Kota Makassar, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, BPKAD Makassar, Camat dan Lurah di 6 lokasi intervensu RISE tahap I, PTSP dan Kadisperkim, Suhartini selaku pimpinan rapat.

Dalam rapat tersebut ada 3 point yang menjadi pokok pembahasan, yang pertam, Presentasi progres program RISE, kemudian, Presentasi progres 6 lokasi intervensi pertama dan yang ketiga terkait kendala dan harapan support Pemerintah Kota Makassar.

Diketahui sebelumnya, mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto melakukan peletakan batu pertama di Kelurahan Batua, Manggala, Makassar, Rabu (21/11/18). Peletekan ini dilakukan bersama jajaran direktur program Revitalising Informal Settlements and their Envireonment (RISE) dari Universitas Monash Australia.

Dari keterangan Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Suhartini, ST menyampaikan, untuk intervensi RISE tahap I (satu) di Kota Makassar, menyasar 6 lokasi dari 15 Kecamatan, lokasinya yakni

1. Gampancayya, RT1/ RW5 Kel. Tallo, Kec. Tallo

2. Bonelengga, RT4/RW5 Kel. Bulurokeng, Kec. Biringkanaya

3. Lempangang, RT2/RW3 Kel. Bulurokeng, Kec. Biringkanaya

4. Untia, RT1&2/RW 3&4, Kel. Untia, Kec. Biringkanaya

5. Alla’-Alla’, RT2/RW3, Kel. Batua, Kec. Manggala

6. Kampung Nelayan Barombong, RT7/RW1, Kel. Barombong, Kec. Tamalate. (ron/sn).

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago