WAHANA INFOTA – Pj Ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal kembali meninjau persiapan Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Jumat, (5/7/2019), yang sedang berkompetisi pada Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019.
Lomba ini menjadi tantangan tersendiri bagi Murni. Pasalnya, ia berkomitmen membawa Kota Makassar mempertahankan juara umum tingkat provinsi, sama halnya dengan tahun lalu.
Murni melihat persiapan yang tengah dilakukan mulai dari mengecek kelayakan fasilitas umum hingga memberi arahan kepada para OPD yang terkait.
“Kunjungan persiapan lomba ini sudah kesekian kalinya. Ini bertujuan sebagai upaya mengevaluasi dan melihat perkembangan di bidang pemberdayaan masyarakat. Persiapannya sudah 100 persen siap dari 23 kriteria penilaian,” ucapnya.
Murni sendiri berharap agar usaha dan kerja kerasnya bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar membuahkan hasil yang maksimal.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat, Andi Rahmat Mappatoba, mengatakan bahwa Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Provinsi ini akan dihelat pada bulan Juli.
“Menurut SKnya itu tanggal 12 Juli pengumuman. Sebelumnya itu 12 hari kerja adalah hari penilaian. Jadi tim penilai tidak diketahui kapan dan siapa orangnya yang langsung datang menilai. Jadi ini penilaian murni tanpa intervensi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pada 11 Juli mendatang Lurah Buloa akan tampil untuk memaparkan wilayahnya tersebut sebagai penilaian akhir.
Ada pun 23 paket penilaian tersebut:
1. Kejar Paket A, B, C, dan kejar usaha – PAUD dan Taman Bermain.
2. Pustu, Posyandu, UKS, dan Longset – Kelompok Lansia.
3. TTG, Usaha Ekonomi Kreatif, (pembuatan nugget).
4. Pembangunan, penataan, administrasi Poskamling.
5. Pembangunan sarana dan prasarana posko BPBD – administrasi kelurahan.
6. Penataan administrasi LPM kelurahan.
7. Pembinaan administrasi kelurahan.
8. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
9. Karang Taruna dan Kelompok WKS BM.
10. Majelis Taklim, TPA dan Remaja Masjid.
11. Kelompok Tani, Kebun PKK Toga dan Bulo.
12. Kelompok UPPKS, BKB, BKR, BKI, PPKB, dan Lorong.
13. Rumah Sehat I, II, III.
14. Kadarkum.
15. UP2K dan Binaan UMKM (bros dan tempat kado).
16. Revitalisasi, penataan Posyandu dan taman baca.
17. Kelompok perawatan jenazah.
18. Penataan lingkungan.
19. Pembuatan pintu gerbang, revitalisasi baruga, renovasi kantor kelurahan.
20. Rumah binaan I sampai IX.
21. Pembersihan, penataan dan penyemprotan akses lokasi binaan.
22. Rumah binaan XII-XIII – penertiban lalu lintas.
23. Rumah binaan XIV-XV. (hms/sn)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…