WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Pelaksanaan program vaksinasi untuk mengendalikan pandemi Covid-19 terus dikuatkan di Kota Makassar. Ragam bentuk cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi massal kelompok imam masjid, pemandi jenazah dan guru mengaji.
Vaksinasi massal yang berlangsung selama tiga hari mulai dari 09-11 April, digelar di Masjid Raya Makassar, di Jalan Masjid Raya. Untuk kuotanya, dialokasikan ada sebanyak empat ribu orang penerima vaksin.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Makassar, Muh Syarif mengatakan, antusias masyarakat kelompok imam masjid, pemandi jenazah, dan guru mengaji dalam mengikuti vaksinasi massal cukup tinggi. Hal itu nampak diawal pelaksanaan kegiatan. Mereka yang hadir dari berbagai kelompok usia. Terutama lanjut usia (lansia).
“Besar harapan dari kita semua agar masyarakat dapat hadir mengikuti kegiatan vaksinasi massal ini. Apalagi kuota yang diberikan terbilang tinggi. Yaitu empat ribu orang dalam waktu tiga hari pelaksanaannya,” terang Syarif, Sabtu (10/04).
Vaksinasi massal yang dilaksanakan Bagian Kesra Pemkot Makassar kata Syarif, sebagai wujud dalam menyukseskan upaya pengendalian Covid-19. Olehnya sangat diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dengan ikut vaksin yang jelas telah dijaminan kualitas keamanannya dan halalnya.
“Penerima vaksin dari kelompok pemandi jenazah, guru mengaji dan imam masjid, jumlahnya sama. Begitupun kelompok usia mereka. Namun kami perkirakan untuk kelompok imam masjid akan melonjak mengingat jumlah masjid di Kota Makassar lebih 1.500 masjid,” tambahnya.
Dia menambahkan, pentingnya vaksinasi diikuti seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kekebalan daya tubuh terhadap virus (Covid-19). Vaksin sebagai usaha untuk mengendalikan Covid-19. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…