WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Kondisi masyarakat di pulau Lanjukang yang kurang mendapat akses kesehatan dan pendidikan mendapat respon Ketua TP PKK Kota Makassar Rossy Timur Wahyuningsih dengan memberikan sejumlah buku pelajaran yang dapat di gunakan anak-anak pulau.
Rossy melihat keterbatasan yang ada di Lanjukang sebagai bahan evaluasi pembangunan agar warga pulau bisa mendapatkan haknya seperti masyarakat lainnya. Hal ini di utarakannya saat menerima sejumlah relawan yang tergabung dalam Pejuang Pelosok di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Kamis (16/7/2020).
Dalam pertemuan tersebut, terungkap kebutuhan apa saja yang mendesak untuk segera di lakukan di Pulau Lanjukang. Melalui relawan, Ketua TP PKK Kota Makassar menyerahkan sejumlah buku pelajaran selain bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang di serahkan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Senin lalu.
“Masyarakat pulau Lanjukang itu kesehatan dan pendidikan minim sekali. Faktor jarak menjadi salah satu pemicu. Namun,kami tidak ingin mereka tidak mendapatkan haknya seperti masyarakat lainnya. Olehnya itu,melalui Pejuang Pelosok ini saya berharap bantuan buku pelajaran dari PKK Makassar juga mukenah serta alat tulis menulis dari PKK Sulsel dapat di pergunakan dengan baik di sana”,tutur Rossy.
Rossy Timur yang juga Ketua Dekranasda Kota Makassar ini berencana akan membuat pelatihan untuk ibu-ibu Pulau Lanjukang bagaimana mengolah hasil laut sehingga dapat bernilai ekonomis.
“Ke depan kami dari PKK Kota Makassar akan upayakan bisa ke lokasi memberikan edukasi dan pendampingan untuk ibu-ibu agar dapat mengolah ikan maupun rumput laut menjadi olahan Frozen ataupun kerajinan tangan yang bernilai ekonomis”,tambahnya.
Rencananya relawan Pejuang Pelosok yang kini berjumlah 20 orang ini akan mengunjungi Pulau Lanjukang Sabtu (18/7/2020) untuk menyalurkan bantuan sekaligus berkomunikasi dengan penduduk pulau terkait misinya mengajar dan membantu warga pulau.(*an)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…