Categories: Pemkot Makassar

Pedagang Losari Menjerit, Kasatpol PP Bakal Telusuri Terkait Dugaan Pungli

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Pedagang Kaki Lima (PKL) di pelataran Anjungan Pantai Losari dibuat menjerit, lantaran ulah oknum yang meminta uang jasa kebersihan dengan nominal “double”.

Dengan nilai setorannya Rp10 ribu setiap gerobak per hari atau per malamnya, salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan pengutan itu mengatasnamakan Kepala UPTD Losari.

Padahal kata dia, selama ini pedagang juga telah membayar jasa kebersihan ke pemerintah kelurahan atau pun kecamatan.

“Dulunya Rp64 ribu kita (pedagang) ditagih dari kelurahan jasa kebersihan. Saat ini berubahki. Ditagih Rp5 ribu dari kelurahan setiap satu minggu per gerobak. Beda itu lagi dari UPTD Losari Rp10 ribu,” ungkapnya.

Pungutan UPTD Losari itu kata pria berbadan kekar ini, berdalih jasa kebersihan.

“Pernah saya ikut rapatnya (UPTD). Saya datang karena mau dibahas itu mengenai jam operasional pedagang. Tapi saya tinggalkan. Karena bahasa tai terus disebut dirapat. UPTD terus bilang, masa saya pungut taimu saya cebokko juga. Saya ambil sampahmu baru tidak bayar. Seakan tidak hargai pedagang” pungkasnya.

Kebijakan itu diakuinya membuat para pedagang kelimpungan. Belum lagi kurangnya pengunjung disebabkan pembatasan jam malam di masa pandemi covid-19.

“Kasihan kita ini. Berjualan dibatasi sampai jam 10 malam saja. Minta tolong juga pemerintah, tertibkan itu pedagang pisang epek di sekitaran masjid. Beroperasi sampai jam 3 malam. Kenapa kita hanya sampai jam 10 malam saja. Di mana keadilannya,” tandas dia yang sudah puluhan tahun berdagang di kawasan Losari.

Menyikapi dugaan pungutan liar (pungli) itu, Kasatpol PP Makassar, Iman Hud akan bertindak. Dia menegaskan bakal menelusurinya. Juga melibatkan aparat penegak hukum.

Dia mengakui telah mendapat laporan. Termasuk informasi soal beredarnya rekaman video dugaan pungli tersebut di media sosial.

“Saya sudah laporkan ke pimpinan, akan turun bersama kejaksaan dan kepolisian,” kuncinya. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

4 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

4 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

5 bulan ago