Categories: Pemkot Makassar

Masuk Daftar Aset Pemkot Makassar Bermasalah, KPK Bidik Sejumlah Tempat ini

WAHANA INFOTA – Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI sepertinya tak ingin pulang dengan tangan kosong. Setelah penyerahan data sejumlah aset Pemkot Makassar yang dikuasai pihak-pihak tertentu kepada KPK, hari ini rombongan tim anti rasuah tersebut mulai melakukan cek fisik.

“Hari ini kita melihat beberapa aset yang menurut kita bermasalah. Kemarin sebenarnya kita sudah melakukan pertemuan di Balaikota, kita sudah melihat kondisi administrasi dari permasalahan itu. Nah, sekarang kita cek fisik,” ucap Koordinator Wilayah VIII Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK, Adliansyah Malik Nasution, di Makassar, Rabu (1/5).

Cek fisik ini, Kata Coki sapaan akrab Adliansyah akan memperkuat dugaan bahwa memang ada permasalahan aset di Pemerintah kota Makassar. Tampak Coki didampingi Wali Kota Makassar Mohammad. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama Tim Pemburu Aset kota Makassar. Selain itu turut bersama rombongan unsur kejaksaan (Jaksa Pengacara Negara). Menurut Coki tidak tertutup kemungkinan ada juga beberapa aset yang layak ditindaklanjuti oleh Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara.

“Sementara kami tandai mungkin masih ada sengketa aset yang secara administratif belum masuk ke ranah hukum, itu akan kami hendel,” jelas Coki.

Coki sendiri menilai, setelah melakukan penelusuran aset di lapangan, bahwa hal tersebut sangat menarik untuk ditindaklanjuti. Tinggal kata dia bagaimana semua pihak mampu bekerja sama sehingga secepatnya diperoleh hasil. Saat ini pihaknya mulai menganalisis dari data-data yang masuk. “Mungkin ada yang kita tindak lanjuti melalui Jakarta dan ada juga yang kita tindak lanjuti melalui daerah,” tambah Coki.

Banyak pihak akan dilibatkan dalam pengukapan aset ini, salah satunya adalah Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena kata dia peralihan atau perubahan aset (negara menjadi milik pribadi) itu tidak gampang. Coki memastikan adanya keterlibatan orang dalam. “Cuma bagaimana cara orang dalam itu main, yah ini harus kita lihat lah,” ungkap Coki.

Beberapa titik aset Pemkot Makassar yang dikunjungi yakni, di antaranya Taman Laguna Losari (Metro Tanjung Bunga, Kawasan Pergudangan Makassar (Tol – PT Pelita Argo Mustika Karya), Terminal Regional Daya dan Pasar Niaga Daya, Fasum Jl. Pengayoman, Fasum Perumnas RS Faisal, Fasum Terminal Toddopuli, dan Warkop CCR Toddopuli. Sementara itu, Wali Kota Danny Pomanto yang tinggal seminggu sisa masa jabatannya itu mengaku bersyukur. Hal ini lantaran janjinya untuk mengembalikan aset pemkot bermasalah akan segera terwujud.

“Ini kan sesuai janji saya, saya jadi wali kota bukan untuk mengurangi aset, melainkan akan mengembalikan aset-aset pemerintah yang dikuasai oknum tertentu,” pungkasnya.

Danny menyampaikan terima kasih kepada KPK yang telah mendalami dan membantu secara penuh proses pengembalian aset yang dimaksud. Danny mengatakan cek fisik yang dilakukan hari ini agar informasi yang diberikan tidak bias.

“Ini harus betul-betul transparan. Masyarakat berhak melihat dan memberikan informasi, masyarakat berhak terlibat dan memonitoring hal ini,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, sekitar 700 titik aset pemkot dilaporkan bermasalah. Danny sendiri mengaku terus memburu titik-titik aset pemkot Makassar yang belum tercatat untuk dilakukan pendataan. (*SN)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

1 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago