WAHANA INFOTA – Pertemuan empat negara dalam forum Brunai Darussalam – Indonesia – Malaysia – Philipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) kembali digelar. BIMP – EAGA adalah sebuah inisiatif kerjasama ekonomi anak wilayah di Asia Tenggara yang didirikan di Kota Davao, pusat perdagangan dan komersial di Filipina Selatan.
Tahun 2019 ini, Indonesia mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggara The 7th Meeting of The BIMP-EAGA SMED Working Group atau pertemuan ke-7 kelompok kerja BIMP-EAGA untuk isu Pengembangan UKM. Pertemuan digelar di Makassar, 10-11 April 2019 di Four Point Hotel kota Makassar.
Pertemuan ke-7 BIMP EAGA Bidang UKM ini mempertemukan pengusaha dan pemrintah dari keempat negara khususnya yang bergerak di bidang UKM, dan tujuannya bisa mendorong swasta untuk mengoptimalkan kerjasama UKM di antara keempat negara.
Delegasi Indonesia dipimpin Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti serta perwakilan dari Kemenko perekonomian, Kemenkop UKM RI, Kementan, Kemendag, asosiasi pengusaha dll. Hadir pula kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Malik Faisal dan Koordinator Konsultan PLUT Sulsel, Bahrul ulum.
Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti mengatakan,pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi hubungan diplomatik Negara BIMP-EAGA tapi juga dapat membawa dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Dalam diskusi ini seluruh epserta mengungkap peran strategis UMKM dalam mendorong perdagangan dan investasi di kawasan BIMP-EAGA, ternasuk peran UMKM dalam penyedia sumber pangan, pariwisata, dan pengembangan produk ramah lingkungan dan pengembangan IT.
Selain pertemuan, kegiatan dirangkaikan juga dengan mini ekspo produk-produk UMKM lokal Makassar serta business matching. Pelaku usaha business matching dari Indonesia akan dipasangkan dengan pelaku usaha business matching dari Philippines yaitu Reefer Express Lines dan BEBC (BIMP-EAGA Business Council).
Reefer Express Lines adalah usaha yang bergerak di sektor jasa logistik, sementara BEBC (BIMP-EAGA Business Council) adalah Dewan yang menaungi para pelaku usaha di kawasan BIMP-EAGA. Pelaku usaha business matching Indonesia diharapkan dapat aktif menggali informasi usaha tersebut sebelum business matching diselenggarakan. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…