WAHANA INFOTA – Surat penawaran permohonan cetakan naskah soal ujian seragam tingkat Sekolah Dasar (SD) 2019 yang beredar di sejumlah Media, tidak dipermasalahkan oleh Dinas Pendidikan kota Makassar.
Dikonfirmasi melalu telepon selular, Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Disdik Makassar. H Munir mengatakan bahwa setiap kepala sekolah sebagai kuasa pengguna anggaran punya kewenangan untuk menunjuk rekanan.
“Penentuan siapa yang mencetak lembar ujian dan berapa harga cetakan itu adalah kewenangan masing masing kepala sekolah sebagai kuasa pengguna Anggaran, tentunya berdasarkan hasil komunikasi internal di kecamatan (UPTD) yang dipimpin K3S.” jelas Munir kepada Media, Jumat (26/4/19).
Terkait surat permohonan yang dibuat oleh rekanan, Mantan Kepala SMPN 6 Makassar ini menyebutkan hal itu lazim dilakukan setiap tahun, sehingga pihak Dinas Pendidikan tidak mempermasalahkannya.
“Terkait surat permohonan itu lazim dibuat oleh rekanan setiap tahun. Saya kira Ini hanya miss komunikasi. Pihak Dinas tidak mempermasalahkan terkait hal tersebut.”ucap Munir.
Terpisah, pihak rekanan yakni CV KaryaAsrinda menjelaskan bahwa bahwa kerjasama dengan pihak Disdik Makassar telah terbangun sejak 2014. Sehingga surat pernohonan itu dibuat mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya.
“Permasalahan ini adalah miss komunikasi antara semua pihak,” ucap HM (inisial pemilik perusahaan).
HM menjelaskan pihaknya telah menerima rekomendasi yakni dari forum (K3S) yaitu sebanyak 10 orang dari 14 orang K3S yang ada di Makassar,
“Sementara 4 orang dari K3S yang tidak hadir pada pertemuan tersebut telah memberi mandat kepada ketua forum K3S bahwa mereka menyutui apa yang menjadi keputusan bersama oleh sejumlah K3S yang hadir.
Di ketahui K3S tersebut adalah merupakan perwakilan dari sejumlah kepala sekolah di Kecamatan masing-masing di Kota Makassar.(**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…