MAKASSAR. – Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, mendorong Kader TP PKK Kota Makassar di Kecamatan Mariso dan Ujung Pandang untuk menjadi kader PKK dan warga cerdas melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek).
Hal itu disampaikan Indira pada Bimtek yangdigelar di Aula Kantor Camat Mariso, Rabu (31/07/2024). Diikuti oleh Kader Pokja IV yaitu kader PKK khusus untuk mendukung program TP PKK dalam hal kesehatan, kelestarian lingkungan kidup dan perencanaan sehat.
Diketahui, Bimtek intensif Pokja IV ini telah digelar selama delapan hari dan diikuti dua kecamatan secara bergantian. Kegiatan hari ini sekaligus menjadi Penutup Bimtek Peningkatan Kapasitas Kader Pokja IV.
Pada arahannya, Indira menyampaikan kegiatan pembinaan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas kader PKK. Sehingga bisa maksimal dalam mengimplementasikan program kerja PKK kepada masyarakat.
Indira mengingatkan bahwa kader PKK memiliki peran krusial dalam membantu masyarakat memahami dan melaksanakan program-program PKK. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan kemampuan kader sangat diperlukan.
“Kita sebagai PKK punya tugas untuk mengedukasi warga dan mensosialisasikan program-program kita. Semangat kita sangat penting, dan kita harus menjadi warga yang cerdas dalam melaksanakan semua tugas yang ada,” ujarnya.
Indira mendorong para kader agar maksimal menyerap ilmu dan pengetahuan yang diberikan. Ia juga mengingatkan pentingnya kerjasama dan kekompakan antar kader.
Indira menekankan bahwa tugas kader PKK tidak hanya berhenti pada pelaksanaan program, tetapi juga mencakup bagaimana cara berinteraksi dengan warga, menyampaikan informasi dengan baik, dan memastikan program-program PKK dapat diterima dan dijalankan oleh masyarakat dengan optimal.
“Kenapa ini sangat penting karena kita sebagai PKK tugasnya kita adalah menghayo-hayo, mengedukasi juga warga, bagaimana meminta warga dengan baik sehingga dengan warga kita bisa sama-sama menjalankan program-program,” rincinya.
Dengan Bimtek ini, Indira berharap kader-kader PKK Kota Makassar dapat menjadi agen perubahan yang cerdas dan berdedikasi, mampu mengimplementasikan program-program PKK secara efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(*)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…