WAHANA INFOTA – Mantan Walikota Makassar, yang kini akrab disapa Ana’ Loronna Makasar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menyebut bahwa pemilihan Kepala Daerah Kota Makassar tahun 2020 mendatang akan lebih menarik jika diisi banyak kontestan.
Hal ini disampaikan Danny saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi DPW dan DPD Partai NasDem Se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Jln. AP Pettarani, Makassar. Rabu (31/7/2019).
“Kalau Pilkada itu tidak boleh bilang sedikit mo, tergantung situasi politik. Bagi saya lebih banyak (calon, red.) lebih bagus, lebih menarik,” ungkap Danny Pomanto.
Dia mengaku telah mengantongi hasil survei internal untuk mengukur kelayakan maju berdasarkan elektabilitas atau tingkat keterpilihan oleh rakyat Makassar. Meski begitu, dia enggan mempublikasikan. Alasannya, agar banyak figur yang ikut kontestasi ini.
“Adami tapi nda usah kasih liat dulu, supaya ramai-ramai orang masuk. Saya minta jangan diomongin,” ujarnya.
Dia berharap ada sekitar empat pasang calon yang bakal berebut 01 dan 02 Makassar. Diketahui, Pilkada lalu hanya ada dua Paslon, salah satunya Danny Pomanto yang kala itu berpasangan dengan Indira Mulyasari Paramastuti. Namun, didiskualifikasi beberapa pekan sebelum pencoblosan.
Danny Pomanto memberi isyarat dirinya bakal maju lewat jalur partai. Komunikasi dengan sejumlah partai politik, kata dia, juga berjalan. “Hampir semua kita komunikasi. Yang lalu juga kita sebenarnya jalur partai. Karena kemarin kita pegang surat dari 8 partai, tapi kan diangkut semua. Akhirnya harus independen. Independen karena kondisi,” jelasnya.
Dia menegaskan, awal tahun 2020 dirinya akan bergerak. Diketahui, kursi Walikota Makassar saat ini diisi penjabat Walikota Makassar, pasalnya sebagian besar warga Makassar tidak setuju dipimpin Paslon tunggal usai Danny Pomanto-Indira Mulyasari didiskualifikasi. (*sn)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…