MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menyambangi posko pengungsian banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (30/12/2022).
Indira datang didampingi putrinya Aura Aulia Imandara dan menantunya dr. Udin Shaputra Malik. Tak berselang lama, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi juga tiba di lokasi.
Mereka langsung gotong royong bersama warga, juga beberapa Srikandi Pemkot Makassar memasak makan siang yang kemudian dibagi kepada para pengungsi.
Menu yang disajikan beragam, mulai dari nasi putih, mie goreng, tempe goreng, hingga telur rebus balado.
Usai berjibaku di dapur umum selama kurang lebih satu setengah jam, ratusan paket makanan berhasil disiapkan. Makanan itu kemudian langsung dibagikan kepada para pengungsi, termasuk diantar langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak.
“Jadi kami turun langsung meninjau kondisi warga yang ada di pengungsian, kami juga memasak untuk kebutuhan makan siangnya warga. Ada 600 paket makanan yang dibuat,” ungkap Indira.
Selain memasak untuk pengungsi banjir, Indira bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi juga menyalurkan bantuan bagi pengungsi banjir. Bantuan itu dihimpun dari berbagai organisasi dan pengusaha perempuan. Adapula bantuan yang berasal dari perseorangan.
Di tempat yang sama, Indira juga menyampaikan beberapa hal kepada Camat Biringkanaya Benyamin Turupadang. Dia meminta agar pemerintah kecamatan dan kelurahan memastikan kebersihan lokasi pengungsian.
“Kebersihan lokasi pengungsian itu harus dijaga. Ini musim hujan, penyakit gampang menyerang, apalagi kalau kebersihan tidak diperhatikan,” tutur Indira.
Selain itu, dia juga meminta agar kebutuhan mendasar dan mendesak warga dipastikan ketersediaannya.
“Seperti selimut, sarung, popok bayi, minyak kayu putih, dan itu semua harus dipastikan terbagi merata ke warga,” tandasnya.
Sementara, Camat Biringkanaya, Benyamin Turupadang yang juga berada di lokasi mengungkapkan jika ada sebagian warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 1.230 orang.
“Itu data per tadi malam kami terima. Di Kelurahan Katimbang 1.078 orang, di Kelurahan Paccerakkang 152 orang. Sebagian ada yang sudah pulang ke rumahnya,” ucap Benyamin.
Mereka tersebar di 31 titik pengungsian. Sebanyak 26 titik di Kelurahan Katimbang, dan 5 titik di Kelurahan Paccerakkang. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…