Categories: Pemkot Makassar

Alihkan Gudang Ekspedisi ke Terminal Daya, PD Terminal Segera Buat Perwali

MAKASSAR – Gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota segera ditertibkan. Semua gudang akan dialihkan ke Terminal Daya.

Rencana kerja sama PD Terminal Makassar Metro dengan pihak ekspedisi sudah disampaikan jajaran direksi ke Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto.

Pertemuan itu berlangsung di Amirullah, Selasa (20/12/2022). Turut mendampingi Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Fahyuddin, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Arlin Ariesta, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Andi Zulkifly Nanda, Kepala Satpol PP Makassar Ikhsan.

Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro Dafris menyampaikan rencana kerja sama ini merupakan program direksi baru.

Selain untuk membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar, kerja sama ini juga sebagai upaya menertibkan aktivitas gudang di dalam kota.

“Kita sudah sampaikan ke Pak Wali mau bekerja sama dengan ekspedisi yaitu kawasan bongkar muat barang,” kata Dafris.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga telah menyampaikan agar pengalihan gudang ekspedisi ke Terminal Daya dapat disokong dengan Peraturan Wali Kota (Perwali).

Kata Eros sapaan akrabnya menyampaikan Perwali ini sebagai dasar hukum untuk pengalihan gudang ekspedisi ke Terminal Daya.

“Perwalinya itu lebih ke kawasan bongkar muat barang dialihkan ke Terminal Daya. Jadi seluruh ekspedisi yang ada di Makassar itu nanti pindah ke Terminal Daya,” tuturnya.

Untuk jangka pendek, Pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 4 hektar digunakan pihak ekspedisi sebagai bentuk pemanfaatan lahan tidur.

Jumlah ekspedisi yang tercatat di Kota Makassar saat ini sebanyak 700, dan 200 diantaranya berstatus sewa sementara 500 lainnya milik pribadi.

“Dalam waktu dekat yang 200 gudang ini dulu kita pindahkan ke Terminal Daya, kita bangunkan kantor semi permanen. Tapi kita tunggu dulu Perwalinya,” ujar Eros.

Dengan 12 hektar luas lahan Terminal Daya secara keseluruhan, ia meyakini bahwa 700 ekspedisi yang saat ini beroperasi di dalam kota bisa dialihkan ke terminal.

“Untuk jangka panjang kita kelola semua. Makanya untuk prospek ke depan, kita membuka peluang bisnis dengan kerja sama pihak ekspedisi,” ucap dia.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan ada tiga pokok pembahasan bersama PD Terminal Makassar Metro.

Pertama, membahas terkait menjadikan Terminal Daya sebagai pusat kawasan kargo. Artinya semua gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota akan dialihkan ke Terminal Daya.

“Ekspedisi itukan sudah dilarang di dalam kota. Nah itu Perwalinya sudah ada. Tapi kita jangan mau ada penegakan hukum tapi fasilitasnya tidak ada. Ini kita siapkan fasilitasnya,” tegas Danny.

Pembahasan kedua yakni penyesuaian tarif PD Terminal Makassar Metro. Baik di Terminal Daya maupun Malengkeri.

Sedangkan pembahasan ketiga terkait pembuatan Perwali sebagai dasar regulasi mengalihkan gudang ekspedisi ke Terminal Daya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago