WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Master Covid Recover Makassar, Alamsyah Sahabuddin memberikan bantuan kepada para korban bencana kebakaran di Lepping, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate. Sabtu (14/8/2021).
Penyerahan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai dan uang tunai itu, Alamsyah didamping oleh Co Master, para Lurah, Korlap Recover Kelurahan, Satgas Detektor, perwakilan Ketua RT-RW Kecamatan Makassar dan diterima langsung oleh Forum Tamalate Bersatu yang dipimpin Master Recover Tamalate.
Alamsyah menyampaikan, dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban sehari – hari para korban kebakaran.
Pasalnya, apa yang dirasakan oleh korban dapat juga dirasakan oleh warga Kecamatan Makassar.
“Untuk itu, hari ini kami datang dan berpartisipasi. Ada pun yang diserahkan adalah Beras, Mie instan, Air minum, Sarung dan uang tunai hampir Rp 30 Juta”, tutur dia.
Selain itu, dirinya mengungkapkan jika semua bantuan ini murni sumbangan dari masyarakat Kecamatan Makassar yang peduli sesama masyarakat yang tertimpa musibah.
”Jangan dilihat dengan jumlahnya berapa, tetapi intinya kami hadir merasakan sakitnya sesuatu yang kehilangan rumahnya di Kecamatan Tamalate”, kata Alamsyah.
Alamsyah juga membeberkan, ada warga yang peduli di Bara-baraya Selatan. Untuk itu, lanjut dia, warga tersebut menyumbangkan hartanya sebagian seperti uang bernilai Rp 27,5 juta.
“Apapun itu, intinya kami siap memfasilitasi sumbangan ke Kecamatan Tamalate”, tutupnya.
Ditempat terpisah, Master Recover Tamalate, Fahyuddin menambahkan, jika bantuan dari Kecamatan Makassar sangat luar biasa, ada uang tunai Rp 30 juta dan sembako hingga 2 truk lebih.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Master Recover Makassar dan masyarakatnya atas sumbangan ini. Semoga dapat membantu warga Jongaya yang tertimpa musibah”, harapnya.
Disisi lainnya, Korlap Recover Kelurahan Bara – baraya Selatan, Salmiah Samosir mengatakan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat warga terdampak bencana kebakaran.
“Saya berterima kasih atas sumbangan uang tunai Rp 27 juta dari warga Bara-baraya Tante Giok. Ditambah lagi partisipasi para ketua RT-RW”, terang dia.(*)











Leave a Reply