Categories: Kecamatan

Perang Kelompok Kembali Pecah, Sekcam Bontoala Minta Tomas Identifikasi Warga Yang Terlibat

WAHANA INFOTA MAKASSAR — Rapat koordinasi (Rakor) lanjutan antisipasi perang kelompok di wilayah Kecamatan Bontoala kembali digelar di aula kantor Kecamatan Bontoala. Rabu (24/11/2021).

Rakor kali ini turut dihadiri oleh Wakapolsek Bontoala, Bhabinkamtibmas Bontoala Tua, Binmas Timongan Lompoa, Lurah Bontoala Tua dan Bunga Ejaya, serta Lurah Layang.

Bahkan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Lurah RW 05 dan 06 Kelurahan Layang turut hadir membahas antisipasi perang susulan di wilayah tersebut.

Mewakili Camat Bontoala, Arman Nurdin, Sekretaris Camat (Sekcam) Bontoala, Emil Yudianto Thajuddin membuka Rakor dengan meminta sejumlah masukan atas permasalahan yang menjadi pemicu perang kelompok yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Melihat kondisi saat ini (perang kelompok) yang terjadi di beberapa wilayah kita, mungkin sebaiknya dilakukan permintaan bantuan kepada tim pendukung dari pihak TNI (tim Cobra/Garnisun),” tutur Emil.

Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Emil, perkara yang terjadi di Kelurahan Bontoala Tua, Bunga Ejaya, Timongan Lompoa, ataupun di Kelurahan Layang bisa diatasi.

Dan hasilnya, kepada awak media, Emil menerangkan, sejumlah saran dari berbagai pihak yang hadir dalam Rakor terkait perang kelompok di beberapa Kelurahan manjadi masukan.

“Misalnya, perang kelompok di Bunga Ejaya dan Bontoala Tua itu kita akan bangun posko bersama dengan melibatkan semua elemen di kedua wilayah ini. Dan apabila ada hal – hal yang terjadi yang berunsur pidana, bisa langsung dilaporkan,” jelas Emil.

Sementara untuk wilayah Kelurahan Layang, Emil menyampaikan harus ada koordinasi dengan pihak Keamanan Polsek Tallo. Pasalnya, perang yang terjadi di wilayah layang melibatkan Kecamatan Tallo.

Dan, Emil berharap agar semua tokoh masyarakat bisa melakukan identifikasi kepada warga yang terlibat perang kelompok.

“Itu dilakukan agar kami bisa melakukan dialog langsung bersama mereka (pelaku perang), yang hasilnya untuk diteruskan ke pak Wali melalui pak Camat,” harap Emil.

Untuk diketahui, Pemerintah Kecamatan Bontoala akan terus berkoordinasi dengan pemerintahan di Kecamatan Tallo untuk membahas dan mencari solusi perang kelompok di batas kedua wilayah ini.(Asl)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 minggu ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

1 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Terpilih sebagai Ketua Umum HMPS PAP FIS-H UNM Periode 2026–2027, Ini Visi Ari Razak

MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Pojok Antero : Segelas Kopi Untuk Peradaban

Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…

1 bulan ago