Categories: Kecamatan

Camat Bontoala Kawal Penyaluran Bansos Untuk Warganya : Tapi Masih Ada Kelurahan Yang Harus Menunggu Tahap Selanjutnya

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar di Kecamatan Bontoala telah dilakukan di 7 Kelurahan.

Kelurahan itu adalah, Kelurahan Bontoala sebanyak 152 paket, Baraya ada 440 paket, Bontoala Parang ada 252 paket, Bontoala Tua ada 384 paket, Bungaejaya sebanyak 390 paket.

Kemudian, Kelurahan Gaddong dengan jumlah 269 paket dan Kelurahan Layang dengan jumlah paket sebanyak 609.

Sampai hari ini (Selasa 31 Agustus 2021), Camat Bontoala, Arman Nurdin saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dari ke Tujuh Kelurahan, masih ada yang belum selesai 100 % dalam penyaluran.

“Tapi masih ada Kelurahan yang harus menunggu tahap selanjutnya dalam penyaluran, seperti Kelurahan Baraya masih ada sisa paket sebanyak 220, Bontoala Parang ada 127 paket, ada Bontoala Tua masih ada 193 paket, dan Bungaejaya ada sisa 195 paket”, ungkapnya.

Menurut Arman, hal itu dilakukan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) Dinsos Kota Makassar. Apalagi, melihat keterbatasan jumlah tim penyalur.

“Dan untuk Kelurahan Gaddong ada sebanyak 269 paket dan ini sementara disalurkan ke warga. Untuk Kelurahan Layang, tahap pertama ini kita hanya salurkan sebanyak 203 paket dari total 609 paket dan sisanya nanti kita menunggu jadwal tahap berikutnya”, beber Arman.

Sekedar diketahui, Pemerinta Kota Makassar sebelumnya telah menyiapkan 100 ribu paket sembako dari anggaran 2021. Bantuan tersebut diperuntukkan oleh warga Kota Makassar yang terdampak dari Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Dan diketahui pula, PPKM level 4 ini dilakukan Pemkot Makassar guna memotong penyebaran Covid-19 yang terus meningkat saat itu.(Asl)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

4 bulan ago