WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Penerima paket sembako dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memiliki beberapa kriteria termasuk bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sebelumnya, melalui Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Pemkot Makassar mempersiapkan 100 ribu paket sembako untuk warga yang terdampak dari pembatas kegiatan yang dilakukan pemerintah.
Akan tetapi, hingga saat ini bantuan untuk warga terdampak Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tersebut belum juga direalisasi.
Plt Kepala Dinsos Makassar, Rusmayani Madjid mengakui bahwa pembagian paket sembako dari Pemkot Makassar memang belum dibagikan kepada warga terdampak PPKM. Menurut dia, saat ini pihaknya masih melakukan validasi data.
“Yang APBD (bansos), masih validasi data”, singkat dia melalui via WhatsApp. Kamis (5/8/2021).
Akan tetapi, Rusmayani tidak menjelaskan kapan pembagian paket sembako itu diserahkan ke pihak Kelurahan untuk direalisasi ke masyarakat.
Sementara, Ketua komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengungkapkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Pemkot Makassar dalam pembagian paket sembako sudah benar.
Menurut legislator fraksi partai Golkar itu, sikap tersebut merupakan bentuk kehati – hatian Pemkot Makassar dalam pendistribusian bantuan tersebut.
“Pemkot didalam pembagian dan penggadaan sangat hati – hati, jadi dimohon kesabarannya. Insya’ Allah akan segera terdistribusi bansos Pemkot tersebut”, ungkap Wahab saat dikonfirmasi dihari yang sama.
Bahkan dirinya mengingatkan, pendataan penerima paket sembako itu harus tepat sasaran. Menurutnya, harus diserahkan kepada warga Makassar yang terdampak PPKM ini.
“Untuk itu, saya mohon agar pelaksana pendataan masyarakt tidak mampu atau terdampak agar betul-betul dilakukan, berintegritas dan berdedikasi”, harap dia.(Asyrul)
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…