WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Smart Robot Ultraviolet Germicidal Irradiation (Robot pintar Radiasi Ultraviolet Germecidal), sebagai Pembersih Lantai Masjid Solusi Pencegahan Penularan Corona Virus Disease 19 Berbasis Internet of Things merupakan salah satu judul yang berhasil lulus sebagai penerima hibah dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karsa Cipta (KC) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaaan, Riset, dan Teknologi. Penyebaran virus corona disease 19 ini dapat terjadi di lingkungan masjid sehingga perlu adanya pembersih lantai untuk tetap menjaga kebersihan lantai di tengah pandemi.
Pada judul PKM-KC ini berjumlah 5 Mahasiswa dan 1 Dosen pembimbing. Kelima Mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu yaitu Adil Awal (Pendidikan Vokasional Mekatronika), Masriani (Pendidikan Vokasional Mekatronika), Fachrain Azis (Pendidikan teknik Elektronika), Putri (Pendidikan Vokasional Mekatronika) dan Ririn Febriani Val (Pendidikan Biologi ICP) serta dosen Pembimbing yaitu Bapak Muhammad Akil, S.Pd., M.T yang merupakan Dosen Fakultas Teknik UNM.
Robot tersebut dibuat kurang lebih 1 bulan dimulai dari tahap perancangan, produksi alat, sampai proses uji coba dan analisis. Mekanisme kerja robot diawali dengan memberikan suara sebagai peringatan untuk menjauh dari area sterilisasi, kemudian robot akan mulai bekerja dengan bergerak berpindah tempat dan menyalakan lampu ultraviolet sesuai dengan perintah yang diberikan melalui aplikasi BYLNK. Robot ini dilengkapi kain mikrofiber yang mampu menyerap debu dan selanjutnya akan mengepel lantai. Selain itu, Robot ini juga dilengkapi sensor suhu dan kelembaban untuk mengetahui temperatur maksimal dalam membasmi virus dan mikroorganisme yang membahayakan.
Adil awal selaku ketua tim mengatakan bahwa, “Alhamdulillah berkat doa dan support dari keluarga, teman-teman dan juga dosen pembimbing yang tak hentinya memberikan arahan sehingga pada hari ini alat yang bermanfaat dimasa pandemi dapat terselesaikan dan harapannya kedepan tim dapat memberikan yang terbaik bagi almamater orange tercinta,” tuturnya.
Muhammad Akil, S.Pd., M.T selaku dosen pembimbing juga sangat mengapresiasi atas keberhasilan dalam menciptakan inovasi robot pembersih masjid dan berharap agar segera dapat diterapkan atau dimanfaatkan di masjid sekitar lingkungan kampus Universitas Negeri Makassar. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…