Categories: MAKASSAR TA'

Kasus DAK 2015 Kabupaten Enrekang Resmi Naik Status, Sekjen OPM dan Kordinator AMPAK Tegaskan Akan Mengawal Sampai Tuntas

WAHANA INFOTA – Makassar,- Kasus dugaan penyimpangan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 pembangunan bendungan  jaringan air baku Sungai Tabang yang terletak di kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, resmi naik status.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, mengatakan jika kasus dugaan korupsi pembangunan bendungan Maiwa dinaikkan ke tahap penyidikan setelah barang bukti telah dianggap cukup.

“Satu lagi produk kejati sudah maju babak baru, terkait Dana DAK Pembangunan bendungan Maiwa senilai Rp39 Miliar, hari ini resmi naik status sidik,” ucapnya, Selasa (27/8/2019).

Kata dia, penaikan status itu setelah dilakukan tahap ekspose selama kurang lebih tiga jam lamanya dan disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel.

“Ekspose perkaranya tadi digelar hampir kurang lebih tiga jam lamanya, kedepan penyidik akan menyusun pemanggilan saksi – saksi kembali,” tuturnya.

Sekertaris Jendral Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) Iswaldi yang juga merupakan putra daerah Massenrempulu mengatakan kami akan tetap mengawal kasus ini baik di tingkat kejati maupun di tingkat kejagung dan KPK.kami harap ketika kasus ini kembali mandek maka kami harap setelah naiknya status penyidikan di tubuh kejati itu mampu di lanjutkan oleh pihak KPK melalui supervisi.itu harapan kami dari yang mengawal kasus ini agar daerah kami bisa bebas dari kelakuan KKN.

Sebelumnya Aliansi mahasiswa dan pemuda anti korupsi (AMPAK) yang dipimpin oleh Iswaldi, menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi pemberantasan korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung tertanggal 19 Agustus 2019 terkait dengan Kasus dugaan penyimpangan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 Kabupaten Enrekang dan pihak KPK menegaskan akan melakukan langkah supervisi kalau memang tidak ada penyelesaian sementara pihak Kejaksaan Agung akan mengeluarkan rekomendasi ke kejati sulsel. (AMPAK)

Redaksi 5

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago