oleh

Dongeng Stadion Angker Lumbung Pemain Timnas

WAHANA INFOTA, MAKASSAR – Tak hanya warga kota Makassar dan pencinta klub sepak bola PSM yang kecewa terhadap proyek revitalisasi Stadion Mattoanging yang tak kunjung jelas, dan pasti.

Padahal sebelumnya Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai pemrakarsa telah menyidangkan rapat analisis dampak lingkungan (Amdal) proyek Stadion Mattoangin, disalah satu hotel bilangan Jalan Sultan Hasanuddin, kota Makassar.

Disisi lain, pemerintah kota (Pemkot) Makassar bersih kukuh. Area stadion Mattoanging peruntukannya dijadikan ruang terbuka hijau (RTH), bukan stadion sepak bola dengan sejumlah kisah angker sebagai lumbung legenda pemain timnas PSSI yang pernah merumput di stadion Mattoanging. Sebut saja nama besar era Alm Ramang hingga Hamka Hamzah dll.

Alhasil sebagai obat penawar duka lara suporter fanatik PSM pun terobati dengan sanggupnya Pemkot Pare-Pare membangun stadion sepak bola untuk wadah berlatih dan bertanding PSM baru-baru ini.

Yusran, warga Jalan Cendrawasih sangat menyayangkan kisah dongen proyek stadion sepak bola yang menjadi dambaan semua pihak hadir di kota Makassar dari balik rencana Pemprov Sulsel melalui Dispora.

“Menurut kami sebagai pencinta sepak bola dan PSM. Manajer sepak bola itu tak ubahnya penggembala umat. Besar dan tidaknya sebuah klub sepak bola tergantung bagaimana sang manajer mengelola kesebelasannya.

Semakin sukses sebuah klub bola, maka semakin banyak pendukungnya. Imbasnya? Manajer bisa membawa klub meraih kemenangan, tanah yang dijanjikan oleh pemerintah untuk proyek revitalisasi stadion ternyata hanya dongeng belaka,” kata Yusran Senin (20/6/2022).

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed