Categories: MAKASSAR TA'

Cek Fakta: Begini Kondisi dan Pemandangan TPA Tamangapa Saat Wali Kota Danny Pomanto

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Mis-informasi dan dis-informasi terus menerus menyerang pasangan calon nomor urut 1. Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto – Fatmawati Rusdi. Biasa disingkat ADAMA’.

Informasi terbaru menyebut Danny Pomanto gagal menata Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala. Saat menjadi komandan di Kota Makassar.

Berdasarkan penelusuran jejak digital, terlihat bahwa pengelolaan TPA Tamangapa di era Danny Pomanto sangat baik.

Sampah yang sebelumnya berantakan dan membuat truk sulit masuk, berhasil ditata dengan rapi.

Berikut 5 fakta TPA Tamangapa di era Wali Kota Danny Pomanto :

*1. TPA Tertata Rapi*

Untuk menata TPA Tamangapa, Danny Pomanto membentuk tim khusus. Tim bahkan melibatkan personil TNI. Untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap operator mesin saat bekerja.

Dalam waktu yang tidak lama, gundukan sampah di TPA berhasil ditata dengan rapi. Jika dilihat dari udara, TPA Tamangapa terlihat bersih. Jalan masuk yang sudah dibeton tidak becek.

Danny Pomanto yang saat itu menjadi Wali Kota ikut memimpin langsung kerja bakti di TPA Tamangapa. Mengerahkan ribuan ASN di Pemkot Makassar.

*2. Menjadi Tempat Pelantikan Guru*

Untuk memastikan bahwa TPA tidak lagi jorok, Danny Pomanto mengambil keputusan yang tidak populer. Danny melantik 435 kepala sekolah di dalam kawasan TPA.

Keputusan ini membuat Danny dihujat sejumlah pejabat. Tapi bagi masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar TPA, pelantikan di TPA adalah sebuah penghormatan dan kebanggaan bagi mereka.

Alasannya, banyak warga yang selalu memandang buruk TPA. Tapi tidak sadar kalau mereka adalah penyumbang sampah ke TPA.

Banyak warga Maakssar tidak tahu mengolah sampah. Selalu membuang sampah sembarangan.

Petugas kebersihan yang hadir saat pelantikan pun bersyukur. Mereka tidak lagi diremehkan. Profesi mereka mulia. Membersihkan sampah lebih satu juta warga Kota Makassar.

*3. Makassar Menjadi Tempat Studi Banding Pengelolaan Sampah*

Saat memimpin Makassar, Danny Pomanto mendapat kunjungan dari sejumlah daerah di Indonesia. Mereka tetap mengunggulkan penanganan sampah di Kota Makassar.

Salah satunya rombongan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Ahmadi Riansyah memboyong OPD dari daerahnya yang diterima langsung Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, di Balai Kota Makassar, Kamis, 14 Februari 2019.

“Saya perlu belajar karena itu saya datang ke sini. Terutama masalah persampahan,” kata Ahmadi Riansyah.

*4. Membuat Tangkasaki*

Inovasi truk angkutan sampah atau biasa disebut Tangkasaki mendapat respon positif warga. Penyebabnya, truk sederhana yang dirakit dengan harga murah, punya manfaat yang luar biasa.

Sampah yang diangkut tidak lagi berceceran. Karena bak Tangkasaki tertutup. Saat truk berjalan, bau sampah juga tidak keluar mengganggu pengguna jalan.

Truk Tangkasaki juga rutin mengangkut sampah ke dalam kawasan pemukiman dan lorong-lorong. Zaman Danny Pomanto, gaji petugas kebersihan sangat tinggi.

*5. Meraih Adipura ASEAN*

Setelah berhasil meraih Piala Adipura 3 kali berturut-turut, Kota Makassar di era Danny Pomanto membuat sejarah baru.

Kota Makassar menerima penghargaan Adipura ASEAN dalam kategori clean land. Ceremony penyerahan penghargaan dilakukan di Serambi Suluh Hall, pusat latihan kesenian dan pertukangan Brunei Darussalam, Selasa (12/9/17).

Setelah dua tahun Danny tidak memimpin Kota Makassar, TPA Tamangapa disebut kembali berantakan. Dimana kepemimpinan Makassar sat ini diamanahkan kepada penjabat sementara.

Pasca Danny Pomanto, sudah ada tiga orang penjabat sementara yang memimpin Kota Makassar. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago