Categories: MAKASSAR TA'

Bawaslu Kota Makassar Ajak Rakyat Perangi Politik Uang dan Politisasi SARA

WAHANA INFOTA – Badan Pengawas Pemilu Kota Makassar- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar mengajak masyarakat kota makassar untuk menjadikan politik uang dan politisasi sara sebagai musuh bersama.

Ajakan tersebut tentu berdasar, mengingat politik uang dan politisasi sara, membawa dampak langsung yang destruktif. Tidak hanya terhadap penyelenggaraan Pemilihan Umum, tetapi juga membawa dampak destruktif terhadap sendi-sendi kehidupan Masyarakat.

Nursari tegas mengatakan, bahwa politik uang juga secara langsung merendahkan martabat rakyat bahkan menghambat spirit demokrasi dan spirit konstitusi dalam melahirkan pemimpin dan wakil rakyat.

“Para calon atau Partai tertentu yang menggunakan Politik Uang untuk menentukan siapa yang harus dipilih dalam Pemilu telah secara nyata merendahkan martabat rakyat, ” Ungkap Nursari dalam perbincangan santai di ruangan kerjanya, Jum’at (8/3/19).

Politik Uang pun secara sederhana dapat dipandang juga sebagai Jebakan buat Rakyat.

“Orang yang memakai Politik Uang untuk mencapai tujuannya sebenarnya sedang menyiapkan perangkap untuk menjebak rakyat. Bentuknya, politisi hitam ini tidak pernah mengajak rakyat untuk sama-sama memperjuangkan agenda perubahan, tetapi mengarahkan rakyat untuk hanya memenangkan sang calon semata. Alhasil, setelah calon terpilih maka tidak ada sesuatu yang akan diperjuangkan karena sang calon akan sibuk selama 5 tahun atau periode tertentu untuk mengembalikan semua kerugiannya yang telah dikeluarkan untuk menyuap para pemilih”. Sambung Nursari

Selain itu, nursari juga menambahkan, bahwa Politik Uang Mematikan Kaderisasi Politik. Menurutnya, Sang calon tentu merasa tidak memiliki beban kepada konstituennya, karena mereka menganggap keheberhasilannya sebagai sesuatu yang telah dibeli dari rakyat saat terjadi transaksi jual-beli suara.

Dari sinilah kematian terhadap kaderisasi

Selin itu, Nursari juga menilai, bahwa Politik Uang hanya akan Berujung pada Korupsi, yang motifnya adalah untuk mengembalikan kerugian yang terjadi saat transaksi jual beli suara terjadi.

Nursari juga menilai, Politik Uang akan Membunuh Transformasi Masyarakat. Transformasi atau perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik akan terhambat, bahkan mati jika proses demokrasi didominasi dengan Politik Uang.

Sehingga atas alasan-alasan diatas, Nursari memandang cukup, mengerahkan segala sumberdaya untuk memerangi politik uang.

Kemudian dalam konteks politisasi sara, Nursari juga mengungkapkan pandangannya, bahwa politisasi sara, memiliki dampak destruktif yang tak kalah hebatnya dengan dampak destruktif yang di akibatkan politik uang.

Bagi nursari, Politisasi sara memiliki dampak langung, berupa rusaknya ukhuwah kita sebagai rakyat yang berbineka. Hasilnya upaya membangun demokrasi yang berkualitas dan kesatuan rakyat Indonesia tidak akan tercapai.

“Masih ada banyak alasan mengapa politik uang dan politisasi sara harus di perangi secara bersama. Tidak akan ada yang dapat melawan itu sendiri, termasuk Bawaslu. Politik uang dan plitisasi sara hanya akan bias di perangi secara bersama-sama” himbau Nursari. (Humas Bawaslu)

redaksi2

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 hari ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

7 hari ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago