Categories: MAKASSAR TA'

Atifah, Pasien Yang Di Rawat Di Awal Bros Butuh Uluran Dermawan

WAHANA INFOTA– Ananda Atifah Putri Ramadhani, Yang berusia 7 bulan anak keempat dari pasangan Bapak Mustakim & Ibu Arini yang tinggal di emperan ruko depan Kampus Universitas Negeri Makassar, jalan Tidung Raya, Makassar, Sulawesi Selatan masih berjuang melawan sakitnya yang sirawat di RS Awal Bros Kota Makassar.

Ananda Atifah sedang berjuang melawan sakitnya di ruangan PICU RS Awal Bros Makassar yang sempat kritis selama seminggu. Hari ini kondisi bayi mungil ini sedikit mulai membaik.

Bayi dari pasangan yang kurang mampu ini mengalami 6 X Step Berulang dan membutuhkan penanganan serius di Ruangan PICU. Namun soal jaminan BPJS atau pun Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang belum sempat diurus ini membuat bapak 5 orang anak ini akhirnya memasukkan anaknya ke Rumah sakit dengan jalur umum.

Seperti berita sebelumnya orang tua pasien mengaku pasrah, Sekarang biaya rumah sakit terus membengkak. Biaya Ruangan, obat dan tindakan perawat Rumah Sakit mencapai 3 jt rupiah/hari pertanggal (15/1)kemarin.

Bayi 7 Bulan Di Makassar Terbaring Sakit, Orang Tua Pasien Butuh Donasi Para Dermawan

Hingga hari ini menurut dia bahwa biaya yang telah terhitung sejak awal masuk hingga sekarang mencapai 15 Juta kurang lebih, “Kata Mustakim Jumat (18/1/19).

Lanjut kata Mus, Semenjak soal Postingan dibeberapa media online dan FB tentang soal kondisi yang dirinya alami, ada beberapa petugas dari Dinas Kesehatan berkunjung. Kunjungan itu dalam rangka melihat kondisi pasien dan soal kartu jaminan yang dia miliki ,” Kata Takim.

Saya, Mustakin berharap kepada pemerintah, dermawan untuk mengetuk pintu hati para donatur agar sekiranya berkenan memberikan bantuan dan uluran tangan agar kedua orang tua Atifah memiliki biaya pengobatan Atifah di rumah sakit

“Hingga berita ini turun kondisi Atifah bayi yang berumur 7 Bulan masih dalam perawatan pihak RS Awal Bros Makassar.

Perlu di ketahui, sumbangan Melalui Bank Syariah Mandiri. No Rek 7117054572
A.n Sakina
Harap Konfirmasi setelah transfer ke No 0851 4555 5591. (**)

redaksi2

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 hari ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

5 hari ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago