WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan surat edaran terkait peringatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Sulawesi Selatan, satu diantaranya adalah kota Makassar.
Dalam surat edaran tersebut, BMKG menjelaskan bahwa selama 3 hari ke depan, (18 Januari – 20 Januari), intensitas hujan dengan dengan indikasi lebat hingga sangat lebat akan mengguyur Kota Makassar dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Selatan, serta ketinggian gelombang ombak di kisaran 1,25 meter hingga 2,5 meter.
Berkaitan dengan peringatan tersebut, dan adanya kejadian Korban Tenggelam di Pantai Anging Mammiri, pada Minggu (17/01/2022), Pihak Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Camat Tamalate, Edwar Supriawan, mengimbau agar Pengelola Pantai Anging Mammiri dan Tanjung Bayam, agar melakukan pengawasan ketat, dan melarang pengunjung agar tak melakukan aktifitas berenang saat gelombang ombak sedang tinggi.
“Kami tentunya tak ingin kejadian menyedihkan seperti kemarin terulang, olehnya, kami sudah sampaikan kepada pengelola pantai tersebut, untuk melakukan pengawasan dan membuat papan bicara, sampaikan bahwa air laut sekarang ini ombaknya sangat deras” kata Edwar Supriawan saat dikonfirmasi, Senin (17/01/2022).
Perlu diketahui, gulungan ombak yang sangat tinggi telah merenggut dua nyawa pengunjung yang sedang berenang di pantai Anging Mammiri, pada Minggu (17/01/2022).

Fahmi (14) dan Halim (14) terseret arus ombak pada sekitar pukul 15.00 sore kemarin, upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan Basarnas dilakukan sepanjang hari kemarin, hingga pada sekitar pukul 23.45 WITA satu jenazah korban berhasil ditemukan. Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian hingga jenazah korban ke dua berhasil ditemukan pagi tadi, sekitar pukul 09.30 WITA.
Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga. (SN)













Leave a Reply