Categories: Nasional

Wajo, 9 Kelompok Tani Adakan Panen Cabe Di Lahan Seluas 200 Hektare

WAHANA INFOTA — Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, didampingi Bupati Wajo, Amran Mahmud, usai rapat sinergi program 2021 di Ruang Pola Kantor Bupati, menuju ke lokasi panen di Desa Lowa, Kecamatan Tana Sitolo, Minggu, 10 Januari 2021.

Di desa ini, dilakukan panen cabe di lahan seluas 200 hektare yang dikelola oleh sembilan kelompok tani. Hasil panen disuplai ke Pulau Jawa, dan juga Kalimantan.

Nurdin mengatakan, sektor pertanian justru dapat bertahan di masa pandemi Covid-19 ini. Sehingga tetap dan perlu menjadi perhatian. Hampir setahun dilanda pandemi, terutama di kota-kota besar. Dampaknya, bukan hanya kesehatan, tetapi perekonomian ikut porak-poranda. Sekian banyak orang yang harus dirumahkan.

“Yang harus kita dorong ini adalah daerah. Desa-desa yang produktif, contoh hari ini kita bisa lihat bahwa di masa pandemi pun, masyarakat Desa Lowa masih bisa mensuplai cabe ke berbagai daerah, termasuk ke Jakarta dan Kalimantan,” kata Nurdin.

Pertanian diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, tugas pemerintah hari ini supaya pemasaran hasil-hasil pertanian mereka bisa dengan mudah dibawa ke pasar,” ujarnya.

Setelah panen raya, Nurdin bersama Amran Mahmud kemudian dengan menggunakan motor trail menempuh 6 Km meninjau jalan rusak dan jembatan gantung.

“Maka jalannya harus betul-betul kita perbaiki. Tadi saya pakai motor. Karena mobil tidak bisa, ini 6 Km panjangnya. Ditambah ada jembatan gantung. Nah, saya berharap tahun ini kita akan sambungkan, tuntaskan. Kalau ini disambungkan, maka produk masyarakat akan dengan mudah dibawa ke pasar,” jelasnya.

Perbaikan jalan ini akan menghemat waktu dan jarak untuk penyaluran hasil bumi dan panen masyarakat.

“Selama ini, kalau mereka mau ke Belawa, dia harus mutar ke Sidrap. Kalau ini selesai, cuma enam kilometer kita tuntaskan, maka hanya 30 menit sudah akan sampai di kecamatan ke Kota Sengkang. Sebaliknya seperti itu,” jelasnya. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

1 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

2 bulan ago