WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Kampanye Dialogis di Kelurahan Lanraki Kecamatan Biringkanaya Danny Pomanto memberiakan edukasi warga dalam tata kelola keuangan Pemerintah.
Danny Pomanto dalam sambutannya mengatakan, pengelolaan keuangan itu harus terukur dan tepat sasaran, semisal kata DP sapaan akrabnya, jika ada yang menjanjikan gaji RT/RW itu bisa 50 juta maka dari situ bisa diprediksi bahwa itu tanda ketidak pahaman soal tata kelola keuangan pemerintah.
“Bisa dibayangkan rancuhnya ketika insentif RT/RW lebih tinggi dari gaji Walikota, itu dulu coba kita pecahkan, ini program atau janji palsu, ” kata DP.
Padahal kita sudah buktikan sambung DP, bahwa insentif RT/RW itu akan kita naikkan seiring dengan bertambahnya Pendapatan Daerah kita, seperti kemarin, insentif RT/RW itu dari 75 ribu kita naikkan menjadi 1 juta. Syaratnta untuk mencapai insentif 1 juta maka PAD kita harus tembus 1 triliun.
“Nah kita buktikan kan dan sampai saat ini para Ketua RT/RW rasakan, meskipun banyak aduan yang masuk ke kami bahwa insentifnya sering terlambat, ” ungkap DP.
Jadi semua harus ada sebab akibat, akibat RT/RW terima insentif 1 juta itu kareba ada kesadaran warga yang kita bangun dalam berkontribusi dalam peningkatan PAD, seperti taat pajak.
“Makanya kami Danny – Fatma tidak mau berjanji tapi menawarkan program, termasuk melibatkan RT/RW dalam setiap program, termasuk bagaimana pelibatan RT/RW dalam peningkatan PAD yang bersumber dari wilayah masing – masing, banyak program yang berbasis lorong dan akan mensupport perputaran ekonomi dan itu akan berdampak kepada PAD kita, jadi targetnya untuk menciptakan keseimbangan peningkatan kesejahteraan warga yang juga mensupport pendapatan daerah kita, ” terang DP.
“Kalau masyarakat sejahtera maka speed perputaran ekonomi juga melaju dan RT/RW akan merasakan positifnya, makanya RT/RW selalu saya jadikan garda terdepan dalam membangun Kota Makassar, saya hormati RT/RW oleh karena itu kami menawarkan program, bukan menebar janji – janji, ” kata DP.
Sementara itu, Sattu Pakanang sebagai tuan rumah pada kampanye Danny Pomanto di Kelurahan Berua Kecamatan Biringkanaya, mengajak seluruh warganya untuk memenangkan Danny – Fatma di 9 Desember 2020.
“Wajib, Tidak ada lagi alasan untuk tidak memilih Danny – Fatma, apa yang disampaikan pak DP bukanlah janji, tapi fakta. Makassar masih membutuhkan Danny Pomanto, ” kata Sattu Pakanan, yang juga menjabat sebagai Ketua RT di Kelurahan Berua Biringkanaya. (**)
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…