oleh

Komunitas Milenial Makassar: Bicara Infrastruktur di Toraja Percayakan kepada Nico-Victor

WAHANAINFOTA, MAKALE – Infrastruktur Tana Toraja dinilai menggeliat dalam empat tahun terakhir. Mulai dari rintisan jalan tani, hingga pembangunan serta peningkatan kualitas jalan dan jembatan.

Bukti meningkatnya infrastruktur di Toraja, terlihat dengan mulai rampungnya Bandara Toraja yang pernah mangkrak, dan kini sudah didarati pesawat ukuran besar.

Transportasi udara Toraja-Makassar hanya ditempuh dalam 50 menit saja dengan harga tiket terjangkau.

Belum lagi, infrastruktur jalan desa yang sudah dirasakan oleh masyarakat di pelosok. Pelebaran jalan juga makin intens dilakukan.

Aktivis muda Toraja yang tergabung dalam Komunitas Milenial Makassar, Abraham Saleh, mengatakan hal itu dalam Diskusi Infrastruktur dalam Peningkatan Ekonomi Toraja di sebuah restoran di Makassar, Rabu (14/10/2020).

Menurut Abraham yang juga mantan Sekretaris Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Makassar, kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Tana Toraja Nico-Victor sejak 2016 hingga sekarang disebut berhasil karena geliat infrastruktur itu memang terbukti.

“Jika infrastruktur baik, maka roda ekonomi juga baik. Jalur ke pelosok perlahan dibenahi, dibangun, hingga pelebaran. Tentu saja, akses kendaraan mudah masuk dan mempermudah transportasi barang. Jika transportasi orang dan barang lancar, maka harga pasti terjangkau. Rakyat pun pasti senang dan puas,” ungkap Abraham.

Menurutnya, salah satu faktor pendukung adalah inisiatif pasangan Nico-Victor yang memang selalu kompak dalam menjalankan.

Alasan paling fundamental karena Bupati Toraja petahana Nicodemus Biringkanae memang berlatar Insinyur Sipil. Bung Nico, disebutnya berpengalaman dalam menyusun strategi perencanaan infrastruktur jalan dan jembatan.

“Juga perencanaan pembangunan daerah dan terbukti 5 tahun, Nico-Victor tidak hanya fokus pada pembangunan monumental, seperti bandara dan pembenahan patung Kristus. Tapi pada pembangunan infrastruktur pendidikan kesehatan dan jalan tani juga jauh lebih meningkat,” bebernya.

Karena itu, lanjut Abraham, Nico-Victor ini layak diberi kesempatan untuk kembali memimpin Tana Toraja. Pasangan ini disebut sudah memberi bukti, bukan janji.

“Jika lawan politiknya menyebut akan membuat program infrastruktur lebih baik, saya pikir tak ada lebih baik dari Pak Nicodemus yang memang latar belakangnya insinyur sipil. Seorang insinyur soal pembangunan lebih predictabel, artinya dapat diprediksi. Dan satu-satunya kandidat yang insinyur sipil hanya Pak Nico, dan sudah dibuktikan,” jelas Abraham.

Jika disebut satu persatu, bukti yang ditunjukkan Nico-Victor, dapat disaksikan dengan mata kepala sendiri. Tak hanya bandara yang diperjuangkan hingga kelar, juga peningkatan puskesmas menjadi rawat inap.

Banyak bangunan puskesmas kelar di kecamatan untuk menunjang program “Jangan Biarkan Rakyatku Sakit”. Lalu, peningkatan gedung sekolah serta beasiswa dalam menungjang program “Jangan Biarkan Rakyatku Bodoh”.

Terpisah, calon wakil bupati petahana Victor Datuan Batara, juga mengakui bahwa pola pikir dan strategi pembangunan memang ada pada Nicodemus.

“Arsitek sesungguhnya adalah Nicodemus. Orang bilang Pak Nico diam di rumah. Tapi orang tidak tahu apa yang dilakukan, bahwa Nicodemus selalu memikirkan apa yang harus dilakukan besok,” kata Victor dalam pengukuhan Tim Perjuangan Rakyat Nico-Victor di Kecamatan Mengkendek belum lama ini.

Menurutnya, semua terobosan pembangunan terutama infrastruktur dipikirkan Nicodemus. Sejarah melobi penerbangan masuk di Tana Toraja adalah hal spektakuler.

Wings air dan Citilink atas support Pemprov Sulsel, kita lihat sendiri. Sekarang tiket lebih murah. Penerbangan 50 menit harga tiket 300 ribuan.

“Tapi kami tak pernah membanggakan semua itu, semua org tahu. Karena pada hakikatnya kami adalah pelayan masyarakat. Kami paham apa yang dibutuhkan masyakat. Dan kami yakin kalian tidak akan menyesal mendukung kami,” pungkasnya.(**)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed