Categories: Politik

Diserang Black Campaign Isu SARA, Justru Danny Lahir di Makassar, Appi di Majene

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny mendapat black campaign atau kampanye hitam oleh oknum tidak bertanggung jawab. Masif beredar selebaran bermuatan SARA.

Kejinya lagi, selebaran itu seolah-seolah Danny yang membuatnya. Padahal kenyataannya itu diduga dilakukan pihak lawan untuk menjatuhkan pamor Danny yang di survei terbaru sudah semakin jauh di posisi teratas.

Selebaran itu beredar di berbagai tempat dan fasilitas umum. Bertuliskan kalimat dengan menyebut nama suku. Di judul selebaran itu pada intinya Danny menyebut diri sebagai orang Gorontalo yang akan memimpin Makassar.

Kampanye hitam semacam ini memang sering dialamatkan kepada Danny, khususnya saat momentum politik. Banyak tudingan yang menyebut bahwa lelaki berlatar belakang arsitek itu bukan orang Makassar, melainkan pendatang dari Gorontalo.

Padahal, mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa hanya Danny satu-satunya calon wali kota Makassar yang lahir di Makassar. Silakan cek biodata masing-masing kandidat. Danny lahir dan besar di lorong Makassar.

Di Wikipedia terpampang jelas Danny lahir di Makassar pada 30 Januari 1964. Selanjutnya, Munafri Arifuddin alias Appi lahir Majene, Sulawesi Barat, 20 September 1975. Kemudian Syamsu Rizal alias Deng Ical lahir di Selayar pada 30 Juni 1973. Sementara itu, Irman Yasin Limpo alias None adalah putra asli Gowa yang lahir pada 24 Agustus 1968.

Isu SARA yang dialamatkan ke Danny juga pernah massif saat maju di Pilkada Makassar 2013. Meski demikian, masyarakat tidak terpengaruh, dan terbukti Danny Pomanto terpilih menjadi walikota.

Danny pun angkat bicara merespons fitnah yang dinilainya amat keji itu. “Saya baru tiba di Jakarta untuk persiapan debat dan mendapat kabar adanya penyebaran brosur di masjid-masjid, jalan-jalan, di warung kopi, di tempat-tempat umum yang sangat masif,” kata Danny mengawali pernyataan dalam rekaman video, Kamis (3/12/2020).

Danny menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak pernah membuat apalagi menyebarkan selabaran semacam itu. Dia pun mengecam keras siapa pun pelaku dan dalang di baliknya.

“Sangat bernada rasis, mengadu domba suku, dan seolah-olah saya yang buat. Ingin saya sampaikan kepada saudara-saudaraku rakyat Makassar, kami tidak pernah membuat seperti ini dan kami sangat mengecam fitnal keji seperti ini yang mengadu domba masyarakat,” tegas Wali Kota Makassar periode 2014-2019 ini.

Di akhir pernyataannya, Danny mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memilih dan memenangkan dirinya yang berpasangan dengan Fatmawati Rusdi pada 9 Desember nanti. “Kepada saudaraku sekalian, pilih nomor satu, jangan pilih tukang fitnah, jangan pilih orang yang selalu omong kosong,” kata Danny. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

3 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 bulan ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

1 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

2 bulan ago