MAKASSAR, – Calon Gubernur Sulsel, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap perubahan iklim yang kian nyata. Menurut Danny, fenomena ini dialami oleh seluruh dunia dan membawa dampak besar bagi kehidupan.
Untuk menghadapinya, ia bersama Azhar Arsyad menawarkan program dekarbonisasi dan oksigenisasi sebagai solusi utama. Program ini bertujuan untuk menekan emisi karbon di Sulsel sekaligus meningkatkan kadar oksigen, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Salah satu langkah konkret yang ditawarkan Danny adalah dengan memperluas area hutan mangrove. Seperti di kota Makassar, khususnya di kawasan Lantebung.
Menurutnya, mangrove punya kemampuan luar biasa dalam menyerap karbon dan menghasilkan oksigen yang tinggi.
“Mangrove ini bukan hanya sekadar tanaman pantai, tapi juga penyelamat lingkungan yang bisa jadi benteng melawan dampak perubahan iklim,” ungkap Danny penuh keyakinan.
Selain itu, Danny juga menggagas sekolah energi hijau untuk memperkenalkan generasi muda pada konsep ramah lingkungan sejak dini. Ia merencanakan untuk mempromosikan kendaraan listrik (EV) di Makassar dan mengadopsi kebijakan rendah emisi dalam berbagai kegiatan, seperti pertemuan besar dan kegiatan sholat subuh berjamaah tanpa emisi kendaraan.
“Kami juga bergabung dengan Australia dan Amerika untuk membahas emisi karbon, mencari solusi global yang bisa diterapkan di Sulsel,” jelasnya.
Inovasi hijau Danny tak berhenti di situ. Di program lorong wisata yang ia gagas, peran perempuan sangat dominan. Ia percaya bahwa perempuan mampu berperan besar dalam mewujudkan kemandirian pangan di masyarakat, terutama di perkotaan.
Dengan memanfaatkan lahan terbatas di lorong-lorong kota, perempuan Makassar berhasil menciptakan ruang hijau produktif yang menyuplai kebutuhan pangan lokal.
Danny dan timnya optimis bahwa dengan pendekatan dekarbonisasi dan oksigenisasi, masyarakat Sulsel bisa menikmati lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Program ini, menurutnya, adalah langkah nyata untuk menghadapi perubahan iklim dan mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. (**)
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…
WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…
MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…